Home Berita Berita Dunia Belum memesan karena menunggu teman, dua pria kulit hitam diborgol usai dilaporkan...

Belum memesan karena menunggu teman, dua pria kulit hitam diborgol usai dilaporkan Starbucks

51
0
Belum memesan karena menunggu teman, dua pria kulit hitam diborgol usai dilaporkan Starbucks

Tagar #BoycottStarbucks sempat menjadi trending topik di Twitter. Tagar tersebut muncul sebagai bentuk protes terhadap penangkapan dua orang pria.

Dari video yang diunggah akun @missydepino, terlihta dua orang berkulit hitam tengah diborgol oleh polisi di Starbucks cabang Philadelphia.

Seorang pengunjung sempat bertanya kepada polisi karena dua orang pria tersebut tidak melakukan perbuatan apa pun.

Dalam cuitannya, akun @missydepino menjelaskan bahwa polisi sengaja ditelepon oleh Starbucks karena kedua pria itu tak kunjung memesan karena menunggu temannya sehingga kejadian itu membuat banyak orang heran.

Orang yang ditunggu oleh kedua pria kulit hitam itu bernama Andrew Yaffe, pengusaha real estate. Di Starbucks itu, ketiganya hendak bertemu untuk urusan bisnis.

Lauren A Wimmer, pengacara kedua pria itu mengatakan kalau kliennya segaja tak memesan karena menunggu Yaffe.

Hanya saja ketika menunggu, manajer Starbucks justru memintanya meninggalkan lokasi. Ketika keduanya menjelaskan sedang menunggu teman, sang manajer justru menghubungi layanan 911.

Ketika Yaffe tiba di lokasi, keduanya tetap dianggap melakukan pelanggaran sehingga diborgol. Seteleh ditahan pada Kamis sore, keduanya kemudian dibebaskan pada Jumat dini hari.

Buntut kejadian tak menyenangkan yang dinilai bernuansa rasis tersebut, Kepala eksekutif Starbucks Kevin Johnson mengatakan bahwa tindakan yang diambil stafnya salah.

Johnson juga mengatakan bahwa video itu sangat berat untuk dilihat. “Video rekaman salah satu pelanggan itu berat untuk ditonton, tindakan yang diambil dalam rekaman itu sama sekali tak mewakili nilai dan misi Starbucks kami,” ujar Johson.

Sementara anggota Polisi Philadelphia bernama Richard Ross menyatakan bahwa tindakan petugasnya tidak keliru karena staf gerai kopi itu mengatakan keduanya menimbulkan gangguan dan masuk tanpa izin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here