Home Berita Berita Nasional Warga geger, lubang misterius muncul di Sukabumi

Warga geger, lubang misterius muncul di Sukabumi

160
0
Kemunculan lubang misterius di Sukabumi gegerkan warga

Kemunculan sebuah lubang di areal pesawahan di Kampung Legoknyenang RT 05 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat menghebohkan warga.

Menurut warga, lubang dengan diameter 6 meter dan kedalaman 6 meter itu pertama kali muncul pada Kamis (6/9/2018) siang lalu sekira pukul 11.30 WIB.

“Belum diketahui seberapa dalam lubang itu karena muncul lagi dua lubang kecil lainnya, warga juga belum berani turun ke sana,” tutur warga sekaligus pemilik sawah, Cece Sudirman (49), Jumat (7/9/2018).

Sebelum lubang misterius di Kadudampit itu muncul, warga sempat mendengar suara gemuruh yang diiringan suara dentuman.

“Mulanya ada gemuruh, terus disusul dengan suara dentuman. Suara gemuruhnya terdengar lama, tidak sekaligus,” kata Cece.

Meski demikaian, lubang misterius di Sukabumi itu sendiri disebut sebagai saluran air alami yang posisinya berada di dalam tanah, yang disebut warga sekitar sebagai coblong.

“Memang ada coblong di areal pesawahan ini, jumlahnya banyak dan melintang,” kata warga setempat bernama Maman (50).

Di lokasi lubang misterius di Sukabumi itu terlihat ada spanduk berisi peringatan ‘hati-hati ada lubang besar akibat tanah longsor’.

“Informasi yang saya terima, warga terus datang ke lokasi untuk melihat. Menghindari kejadian yang tidak diinginkan, kita pasang spanduk peringatan dan garis polisi,” ujar Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo.

Di lokasi lubang misterius di Sukabumi itu, warga memang terlihat berduyun-duyun. Namun mereka nampak kecewa karena di lokasi sudah dipasangi garis polisi.

“Warga sangat antusias melihat lubang ini, kami langsung bertindak untuk melakukan pencegahan. Kondisi lubang semakin membesar, dimungkinkan karena turunnya hujan sejak sore hingga malam,” ucap Susatyo.

Masih dikatakan Susatyo, dari informasi yang diterimanya, lubang itu terbentuk karena adanya saluran air di bawah sawah.

“Dari Muspikan memberitahukan bahwa di bawah sawah ada teroeongan air, posisinya melintang,” tukas Susatyo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here