Sekelompok ABG Aniaya Operator SPBU Gara-gara Masalah Uang Bensin Yang Kurang

Pegawai SPBU Dianiaya Sekelompok ABG di Bandung. Foto : ©2020 Merdeka.com

 

Dikutip dari laman Merdeka.com, seorang operator pom bensin dianiaya sekelompok remaja di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat lantaran salah seorang dari mereka mengisi bensin motornya secara penuh tapi membayarnya Rp10 ribu.

 

Kronologi bermula, saat seorang remaja yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol tengah meminta salah seorang operator SPBU untuk mengisi BBM kendaraannya hingga full tank. Namun, ia hanya membayar dengan uang Rp 10 ribu saat tanki nya sudah diisi penuh oleh operator tersebut. Sang korban lalu memberitahu bahwa uang yang dibayarkannya kurang. Tersangka kemudian naik pitam dan langsung pergi meninggalkan pom bensin tanpa membayar uang bensin tersebut.

 

Tak lama kemudian, tersangka kembali datang bersama empat orang temannya yang juga dalam pengaruh minuman beralkohol. Perdebatan pun terjadi antara tersangka dengan sang operator hingga berakhir tindakan penganiayaan.

 

Peristiwa yang terjadi itu dibenarkan oleh Kapolsek Lembang, Kompol Sarche Christiati Leo Dima. Kini para tersangka sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Karena semua tersangka masih di bawah umur, maka tidak dilakukan penahanan.

 

“Kami berikan pembinaan dan memanggil orangtuanya serta meminta mereka membuat surat pernyataan,” ucap dia.

 

Sementara itu, pihak dari pengelola SPBU, korban dan para tersangka juga sudah sepakat untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Meskipun tidak dilakukan penahanan, namun para tersangka tetap diberikan hukuman oleh pihak kepolisian.

 

“Para remaja itu dihukum hormat bendera di halaman kantor Polsek Lembang sambil disuruh mengucapkan janji tidak mengulangi perbuatannya kembali,” pungkasnya.