Budidaya Ikan Lele dan Hidroponi Dilakukan Polisi Sulawesi Selatan Untuk Stok Pangan

Ilustrasi Foto : dok. detikFood

 

Dikutip dari laman detik.com (3/6/2020), sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan di tengah pandemi Covid-19, Polres Sinjai tengah menjalankan program ketahanan pangan dengan budidaya ikan lele, dan tanaman hidroponik.

 

Kapolres Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Iwan Irmawan, S.Ik., M.Si bahkan turun langsung memimpin kegiatan ini didampingi dengan Kabag Sumda Polres Sinjai Kompol Aminullah Mansyur dan perwira staf serta segenap personel Polres Sinjai.

 

 

Budidaya tanaman hidroponik yang dilakukan sebagai langkah awal yakni berupa kangkung dan ikan lele dengan membuat penampungan dari ember besar. Dimana, bibit kangkung serta bibit ikan lele dalam gelas palstik nantinya akan ditempatkan dalam ember besar berisi air.

 

Menurut Kapolres Sinjai, mengatakan bahwa pandemi Covid-19 berimbas pada semua lini kehidupan.

 

“Dampak dari pandemi covid-19, akan sangat berpengaruh terhadap hasil pertanian dan perikanan.

 

Sehingga perlu adanya antisipasi dengan menciptakan lahan pertanian baru, yang diharapkan mampu menghasilkan stok pangan agar tidak terjadi kelangkaan bahan pangan disaat New Normal,” katanya.

 

Dengan adanya program budidaya tanaman hidroponik dan budidaya ikan lele di tengah pandemi Covid-19, dinilai Kapolres Sinjai mampu membantu menjaga ketahanan pangan serta mampu mendorong berkembangnya usaha kecil serta mendukung terwujudnya peningkatan konsumsi protein hewani.

 

“Hal ini tentunya cara efektif untuk mencegah terjadinya krisis pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kedepannya budidaya ini menjadi salah satu sumber daya yang akan diandalkan dalam memenuhi kebutuhan pangan dan pemberdayaan ekonomi di tengah masyarakat menuju New Normal dimasa pandemi covid-19,” pungkasnya.