Car Free Day DKI Jakarta Hadir Mulai Minggu Ini

Foto: car free day (infocarfreeday.net)

Rancah.com – Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan untuk melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi PSBB transisi. Secara bertahap fasilitas umum mulai diperbolehkan untuk buka, mulai dari restoran, taman hingga Gelora Bung Karno (GBK) sudah boleh beroperasi kembali. Kini Car Free Day (CFD) akan menyusul untuk digelar kembali.

Dikutip dari Kompas (18/6/2020), hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau  car free day (CFD) akan kembali digelar mulai hari Minggu pada tanggal 21 Juni 2020. CFD digelar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin yang sebelumnya dilarang berakitivas mulai 15 Maret 2020.

“Untuk hari Minggu sudah ada HBKB,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di fX Sudirman dalam rekaman, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2020).

Syarfrin Liputo juga menjelaskan bahwa CFD kali ini khusus untuk masyarakat yang ingin berolahraga. Oleh karena itu Pedagang Kaki Lima (CFD) dilarang untuk beroperasi di sekitar wilayah CFD tersebut. “Pedagang kaki lima tidak diperbolehkan, sementara HBKB untuk berolahraga dengan menerapkan prinsip protokol kesehatan,” ujar Sayfrin Liputo (18/6/2020).

Selain PKL dilarang berjualan di sekitar CFD tersebut, masyarakat dengan gejala demam atau flu juga tidak diperbolehkan untuk mengikuti CFD. Syafrin Liputo menyarankan masyarakat yang sakit lebih baik tidak keluar dan beristirahat di rumah.

“Kami mengimbau kepada warga tidak sehat, merasa demam merasa flu, untuk tidak keluar dan melaksanakan aktivitas olahraga di HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau CFD),” kata Syafrin Liputo di fX Sudirman dalam rekaman, Jakarta Pusat , Kamis (18/6/2020).

CFD kali ini juga akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaannya oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. “Semuanya bisa terus menjaga dan tidak terjadi penyebaran Covid-19. Jadi, HBKB akan diaktivasi hari minggu besok, tentu ini jadi uji coba di masa transisi dan kita akan lakukan evaluasi,” ujar Syafrin Liputo (18/6/2020).