Daftar Kecamatan di Probolinggo yang Masuk dalam Zona Hijau

Foto: Bojonegoro (bojonegorotimes.com)

Rancah.com – Dalam pandemi Covid-19 ada empat jenis zona yang diterapkan yaitu zona merah, oranye, kuning dan hijau. Setiap zona memiliki arti masing-masing tergantung banyaknya kasus yang ada di wilayah tersebut. Di Probolinggo, ada 11 kecamatan yang masuk dalam zona hijau. Dimana zona hijau yang dimaksud adalah zona yang tidak lagi memiliki kasus Covid-19.

Dikutip dari antaranews (18/6/2020), Probolinggo memiliki 24 kecamatan dengan zona masing-masing sendiri-sendiri. Setidaknya ada 11 kecamatan masuk zona hijau dengan 2 kecamatan belum terkonfirmasi sama sekali kasus Covid-19. Sedangkan kecamatan dengan zona oranye ada 2, zona kuning ada 4 dan terakhir zona merah dengan 8 kecamatan.

Secara lebih rinci berikut adalah kecamatan dengan pembagian zonannya:

Zona hijau

  1. Kecamatan Lumbang
  2. Kecamatan Sumber
  3. kecamatan Kahuripan
  4. Kecamatan Bantaran
  5. Kecamatan Tongas
  6. Kecamatan Tegalsiwalan
  7. Kecamatan Tiris
  8. Kecamatan Krucil
  9. Kecamatan Gading
  10. Kecamatan Pakuniran
  11. Kecamatan Besuk

Dari 11 kecamatan tersebut ada dua kecamatan yang belum ada kasus Covid-19 hingga kini yaitu Kecamatan Lumbang dan Bantaran.

Zona oranye

  1. Kecamatan Pajarakan

Zona kuning

  1. Kecamatan Sumberasih
  2. Kecamatan Gending
  3. Kecamatan Kraksaan
  4. Kecamatan Kotaanyar

Zona merah

  1. Kecamatan Wonomerto
  2. Kecamatan Dringu
  3. Kecamatan  Banyuanyar
  4. Kecamatan  Maron
  5. Kecamatan  Krejengan
  6. Kecamatan  Paiton
  7. Kecamatan  Leces 
  8. Kecamatan Sukapura

Dari delapan kecamatan berikut ada dua kecamatan yang baru saja masuk dalam deretan kecamatan zona merah. Kecamatan tersebut adalah Leces dan Sukapura, di dua kecamatan tersebut pasien Covid-19 ke-123 dan ke-124 terkonfirmasi.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten probolinggo, dr Anang Budi Yoelijanto mengatakan tidak mempermasalahkan zona yang awalnya hijau menjadi merah. Hal terpenting adalah masyarakat tahu pemetaannya dan terus menjaga protokol kesehatan dan saling mengingatkan.

“Terkait izin yang sudah dikeluarkan oleh Gugus Tugas, nanti kami evaluasi lagi karena hal itu sudah tercantum dalam Surat Edaran Bupati Probolinggi dengan jelas dan pada daerah-daerah tertentu akan ditunda terlebih dahulu,” katanya, Jumat (19/6/2020).

Hingga saat ini di Probolinggi terdapat 124 pasien Covid-19. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 68 dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) ada 488 orang.