Magang Online, Bisakah Diganti?

Adanya virus covid 19 membuat system pendidikan mengalami perubahan dari yang dulunya tatap muka menjadi menggunakan hp android atau laptop dengan berbagai macam aplikasinya secara online. Hal ini terjadi di SD, SMP, SMA, bahkan sampai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tidak hanya sidang atau wisuda secara online, tetapi di beberapa perguruan tinggi juga menerapkan magang dengan system online.

Tindakan ini tentu saja menimbulkan pro dan kontra di kalangan mahasiswa, akan tetapi apalah daya kami. Di satu kelas, ada banyak mahasiswa yang tempat tinggalnya di luar kota atau di luar pulau yang mungkin telah terkontaminasi oleh virus covid 19.

Akan tetapi, adanya magang online ini membuat kami tidak bisa merasakan bagaimana magang yang sebenarnya di dunia kerja serta di lingkungan masyarakat. Selain itu, magang online bisa membuat kami, para mahasiswa, memiliki rasa percaya diri yang rendah serta mudah gugup saat kami sudah mulai masuk ke dunia kerja. Mengapa?. Hal itu dikarenakan tidak adanya pengalaman-pengalaman yang bisa membuat kami yakin dan percaya pada diri sendiri. Sebabnya, pada saat kami magang dengan tatap muka secara langsung itu pasti diarahkan apa yang harus kami kerjakan. Selain itu, jika berbuat salah pada saat magang juga pasti akan diberi saran atau diberi contoh secara langsung untuk memperbaiki kesalahan kami agar tidak terulang saat kami sudah masuk dunia kerja nantinya.

Kemudian, kami juga tidak dapat menambah relasi atau teman yang berguna untuk saling bertukar informasi. Pada saat ini, persaingan di dunia kerja semakin kuat. Banyak pelamar kerja yang saling berlomba-lomba untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Tanpa adanya informasi yang akurat, kami juga akan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.

Magang online hanya menghabiskan kuota saja. Kebanyakan dari kami justru kesulitan memhami tugas magang online yang akhirnya berimbas pada pengerjaannya yang hanya setengah hati. Lalu, hasil dari tugas magang online tersebut hanya menjadi kenangan di saat virus covid 19 sudah menghilang.

Hal yang paling utama adalah kami tidak bisa merasakan greget disaat menjalankan masa-masa magang secara langsung. Entah itu dikarenakan kisah percintaan, kisah pertemanan, kisah persahabatan, atau kisah ketika kita ngerasani atasan kami yang suka seperti itu. Sayang sekali, kami yang pejuang magang online ini hanya bisa menghalu saja dibalik layar laptop.