Mengenal Rancah.com di Warung Kopi

Tulisan perdana ini ditulis saat kami sedang menunaikan ibadah ngopi bersama beberapa kawan – kawan penulis.

Mengenal Rancah.com di Warung Kopi

Beberapa saat setelah pesanan kopi datang di meja kami, ada kawan yang iseng bertanya tentang solusi menulis yang dibayar. Berbagai jawaban tentunya bertebaran. Mulai dari menulis di koran (offline) sampai pada yang online. Namun, ada beberapa pilihan yang menarik untuk didalami. Salah satunya yang berbasis online.

Pertanyaan yang muncul waktu itu, begini; “nulis dimana ya, yang kita bisa dapat bayaran?”

Ditataran website yang menyediakan wadah untuk menulis, ada cukup banyak pilihan. Namun kawan – kawan lebih condong pada salah satu yang direkomendasikan, yaitu Rancah.com. Mengapa demikian? Setelah coba mengakses informasi dari berbagai sumber, Rancah.com merupakan wadah yang sangat direkomendasikan dan terpercaya, menurut beberapa sumber.

Akhirnya, kami pun mencoba mendaftar sebagai penulis di Rancah.com dengan wifi gratis yang disediakan pemilik warkop. Semua persyaratan serta ketentuan yang ada dibaca secara seksama agar mengerti cara menjadi kreator Rancah.com.

Dengan penuh semangat, masing – masing dari kami coba membuat tulisan semenarik mungkin untuk diposting. Masing – masing sibuk menuangkan ide pada tulisannya. Kurang dari setengah jam, tulisan kami pun selesai dengan jumlah minimal kata pada ketentuan yang tercantum. Selanjutnya, secara bersamaan di upload dengan harapan bisa lolos tim review Rancah.com.

Sembari menuntaskan ibadah ngopi, kami pun coba menulis satu tulisan lagi sebagai persiapan untuk di upload keesokan harinya. Semoga kami para pengangguran ini bisa konsisten menulis di Rancah.com.

Bagi anda yang telah sudi membaca, mohon untuk memberikan kami masukan tentang tema atau ide tulisan yang menarik untuk tulis disini. Terima kasih atas responnya. Salam!