Pendekatan Untuk Membantu Suatu Perencanaan Menjadi Terlaksanakan

Rancah.com – Berbagai macam pendekatan-pendekatan yang dilakukan setiap individu maupun kelompok dalam membuat suatu rencana atau agenda, kemudian rencana tersebut diharapkan mampu terlaksanakan. Namun, masih banyak individu maupun suatu kelompok yang merencanakan sesuatu jauh-jauh hari dan sudah menentukan hari, tanggal maupun bulan rencana itu di realisasikan, dalam suatu organiasi misalnya, biasanya dalam suatu organisasi setiap organ-organnya mempunyai suatu program kerja yang harus dirancang dan direncanakan baik dalam jangka waktu dekat maupun panjangnya, hal yang dirancang dan direncanakan inipun diharapkan ter-realisasikan dengan waktu yang sudah ditentukan. Namun masih banyak suatu rencana-rencana tersebut menjadi tertunda atau tidak terlaksana.

Tidak terlaksananya suatau perencanaan tentu saja dikarenakan oleh berbagai faktor-faktor baik eksternal maupun internal. Disamping itu pendekatan-pendekatan yang mendukung suatu perencanaan agar terlaksana sangat kompleks, pendekatan tersebut haruslah sesuai dengan apa yang direncanakan. Pendekatan-pendekatan yang sering dipakai dan dapat membantu dalam membuat suatu perencanaan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan.

Ada berbagai macam daftar pertanyaan yang tersedia untuk membantu perencanaan tersebut, namun alat-alat bantu seperti pertanyaan-pertanyaan ini hanya berkisar pada antara lima pertanyaan yaitu 5W-1H. Mungkin ada diantara kita yang sudah mengetahui hal ini, akan tetapi diantara kita masih banyak yang tidak menyadari akan hal ini. Dengan adanya pertanyaan-pertanyaan untuk membantu suatu perencanaan menjadi kegiatan ini di awali dengan “W” dan “How”. Akan tetapi agar suatu perencanaan tersebut menjadi lebih sistematis perlu adanya urutan-urutan pertanyaan diantaranya ialah:

  1. Mengapa (Why) harus dikerjakan? Pertanyaan tersebut mengungkapkan urgensi atau pentingnya pekerjaan tersebut.
  2. Apa (What) yang diperlukan? Jawabannya menunjukan jenis dan jumlah yang diperlukan.
  3. Dimana (Where) akan dikerjakan atau dilaksankan? Disini ditekankan pada pertimbangan tempat dengan berbagai alasan dan pendukung.
  4. Kapan (When) akan dikerjakan? Disini juga ditekankan pada pertimbangan waktu dngan berbagai alas an dan pendukung.
  5. Siapa (Who) yang akan melaksanakan/mengerjakan? Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui jenis keterampilan dan kemampuan yang ada untuk dapat melaksanakan pekerjaan yang sudah direncanakan dengan memuaskan.
  6. Bagaimana (How) melaksanakannya? pertanyaan ini mengarahkan perhatian kepada cara menyelsaikan suatu perencanaan tersebut.