Kisah Medusa yang Diperlakukan Tidak Adil

Dalam mitologi Yunani di kisahkan pada seorang perempuan cantik penjaga kuil Dewi Athena.

Pada suatu ketika di sore hari perempuan cantik yang bernama Medusa berjalan-jalan dan duduk di tepi pantai tidak jauh dari kuil, yang kita tau bahwa lautan merupakan wilayah kekuasaan Poseidon yang merupakan Dewa Laut.


Melihat perempuan cantik di tepi pantai poseidon sang Dewa laut tergoda oleh kecantikan Medusa yang sedang duduk seorang diri.

Poseidon merubah dirinya untuk mendekati Medusa dan memperkosanya di Kuil Dewi Athena. Medusa, yang saat itu mengalami tindakan pemerkosaan oleh sang Dewa Laut yang di ketahui oleh Dewi Athena.

Kemudian, sang Dewi menghukumnya dengan alasan telah menodai ruang sakralnya dan mengutuk Medusa menjadi wanita monster yang menakutkan dengan rambut ular dan mata api, Tatapannya mampu mengubah manusia menjadi batu.

Perseus yang heroik mendapat perintah untuk memotong kepala Medusa yang berambut ular, mengubahnya menjadi trofi. Namun usaha itu gagal.

Suatu ketika Medusa sedang tertidur. Perseus yang sudah mengintai untuk meneruskan usahanya yang gagal akhirnya berhasil memotong kepala Medusa dan menjadikannya trofi.

Dalam sebuah kisah ini Medusa bukan seorang wanita yang jahat. Akan tetapi Medusa adalah korban pelecehan dari kejahatan sang Dewa Laut serta tidak mendapatkannya keadilan.

Rambut ular dan mata apinya menggambarkan kemarahan seorang perempuan yang mengalami ketidak adilan dari sebuah peristiwa pelecehan seksual yang dialaminya.

Perseus yang berhasil memotong kepala Medusa saat tertidur dianggap sebagai pahlawan.

Yang kita tahu bahwa perseus tidak lebih dari seorang pengecut yang memotong kepala Medusa saat tertidur.

Kisah Medusa yang kita ketahui saat ini dianggap sebagai perempuan yang sangat jahat.

Kisah nyata yang telah dikubur di bawah nilai-nilai patriarki kepahlawanan dan persaingan laki-laki?

Seorang wanita yang dibungkam dan di iblis kan setelah mengalami pelecehan seksual yang terdengar terlalu akrab.



    KOMENTAR