Ledakan Di Beriut Lebanon, Adalah Konspirasi!?

DUA LEDAKAN BESAR GUNCANG BEIRUT, LEBANON

Rancah.com – Selasa 4 Agustus kemarin masyarakat kota Beirut Lebanon dikejutkan oleh ledakan besar yang berpusat di dekat pelabuhan kota. Ledakan tersebut diawali dari ledakan pertama, selanjutnya menimbulkan oleh asap yang mengepul dan diikuti oleh ledakan dahsyat kedua. Pertanggal 06/08/2020 dikonfirmasi 78 orang meninggal, dan korban luka-luka mencapai 4000 orang.

Tentunya peristiwa tersebut memunculkan berbagai macam respon. Konspirasi juga menyeruak dalam peristiwa tersebut. banyak netizen yang berpendapat bahwa ledakan tersebut dipicu oleh bom nuklir, adapula yang menduga bahwa pelakunya adalah Israel yang mana menjadi musuh bebuyutan Lebanon, hingga banyak yang mengatakan bahwa ledakan tersebut telah di ramalkan oleh kartun/animasi andalan para penganut konspirasi “Simpsons”.

kartun simpson yang dipercaya sebagai konspirasi

Selain itu, mantan bintang film dewasa yang merupakan keturunan Lebanon, Mia Khalifa juga turut memberikan komentar. Ia mengatakan bahwa kelompok militan hisbullah yang menjadi dalang dari ledakan tersebut dengan berdalil ledakan tersebut disebabkan oleh kembang api “Izinkan saya mengatakan ini sekali dan mengatakannya dengan jelas: Anda adalah aib dan orang-orang Lebanon pantas mendapatkan yang lebih baik,” tulisnya.

Komentar Mia Khalifa terkait ledakan Beirut

Teori konspirasi terus bermunculan, padahal Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab telah memberikan keterangan bahwa ledakan tersebut dipicu oleh ammonium nitrat. Otoritas Lebanon juga menegaskan akan mengusut tuntas siapa yang bertanggung jawab akan peristiwa tersebut.

Konspirasi memang asyik untuk dibicarakan, argument yang dibalut kerangka dugaan-dugaan antar variabel fenomena yang logis membuat kita larut untuk terus membahasnya. Pada dasarnya konspirasi lebih sering muncul pada persoalan politik sehingga skala kemunculan akan lebih sering pada saat pemilihan akan berlangsung. Biasanya konspirasi digunakan sebagai obat penawar emosional atas kejadian atau musibah yang menimpa seseorang yang mana orang tersebut dirugikan atas fenomena yang ada. Konspirasi terlihat diantara ketidakpastian atas sebuah fenomena, ketidakpastian tersebut berujung pada keresahan-keresahan yang melahirkan spekulasi.

Konspirasi merupakan sebuah teori yang mudah diterima oleh berbagai lapisan, kaya miskin, berpendidikan ataupun kurang berpendidikan. Karena sifatnya yang mudah diterima oleh orang-orang tidak sedikit dari mereka yang mulai menghubungkan teori konspirasi disetiap fenomena dunia, konspirasi seakan memanipulasi gaya berfikir dan menjadi sebuah dugaan yang dianggap benar oleh penganutnya.

Hal ini pula yang terjadi pada peristiwa ledakan Beirut, sebagian dari mereka mengatakan bahwa ledakan tersebut syarat akan konspirasi. Disini saya tidak berfokus pada pencarian kebenaran atas konspirasi Beirut dengan pemerintah. Akan tetapi perilaku manusia yang semakin lama hanya mementingkan apa yang ingin dia percayai sebagai suatu kebenaran melalui teori konspirasi.

Mereka yang mempercayai ini sebagai konspirasi seakan lupa dengan hal yang lebih penting sebagai manusia, yakni kemanusiaan. Mereka menerka peristiwa ledakan Beirut dengan pola pikir yang tidak mementingkan perasaan para korban ledakan, kekuatan Lebanon sebagai negara juga sedang diuji oleh krisis keuangan, Covid-19, perang saudara, dan carut marut politik hingga korupsi. Belum lagi ada setidaknya 1447 WNI yang tinggal disana, banyak diantara mereka yang menjadi relawan, negara tetangga dan Uni-Arab lainnya juga yang siap membantu.

Terlepas dari benar tidaknya konspirasi yang ada, masihkah kalian tega memberikan pernyataan yang menyayat hati para korban ledakan. Jangan pernah kita melupakan hal penting, simpati dan empati yang harusnya menjadi fokus utama manusia, ledakan di Beirut harusnya direspon dengan ucapan duka mendalam, doa, ataupun menyebarkan aura positif dan memberikan dukungan kepada saudara kita di Beirut, cari lah informasi yang terpercaya dan kredibel. Hal ini memang terlihat kecil akan tetapi setidaknya memperbaiki cara berfikir kita terhadap sesuatu, dan menumbuhkan kepekaan kita sebagai manusia. Jangan makan konspirasi mentah-mentah, jangan berkonspirasi atas peristiwa ledakan Beirut. HUMANITY ABOVE CONSPIRACY!!!