Law In The Books And Law In Action

Rancah.com – Dalam dunia hukum ada sebuah ungkapan bahwa hukum dalam teori tidak sama dengan hukum dalam praktek.Pernyataan ini muncul karena ketidakpuasan masyarakat dengan kondisi hukum kita saat ini. Rasanya hukum seperti tajam kebawah dan tumpul keatas. Masyarakat merasa tidak mendapatkan kemudahan dalam mengakses dunia hukum, yang terlihat seolah membingungkan dan terkesan berbelit-belit.

Dalam hukum sendiri terdapat suatu asas “equality before the law”, artinya bahwa setiap orang memiliki keadaan yang sama antara satu dengan yang lainnya. Tidak ada perbedaaan antara manusia yang satu dengan yang lain, semua sama di hadapan hukum. Asas ini seharusnya menjadi pegangan dasar bagi seluruh aparatur serta perangkat hukum yang ada di negeri ini. Menilik lebih jauh jika dilihat dari kondisi yang ada, pada dasarnya tidak semua aparatur penegak hukum yang memiliki perangai tidak baik. Banyak diantara aparatur penegak hukum yang juga menjalankan segala tugasnya sesuai dengan prosedur yang tepat. Yang menjadi permasalahannya adalah ketika segelintir oknum (dalam tanda kutip) yang melakukan tugas serta kewajibannya tidak benar, maka satu instansi penegak hukum akan dicap tidak baik dan tidak benar dalam menjalankan tugasnya.

Anggapan masyarakat bahwa kita berurusan dengan hukum akhirnya pasti membingungkan, berbelit-belit, serta mengeluarkan banyak biaya tidak sepenuhnya salah. Proses yang terdapat di pengadilan oleh para pencari keadilan masih dinilai kurang memuaskan oleh masyarakat. Sebab segala prosesnya akan memakan waktu yang begitu lama dan juga biaya yang tidak sedikit. Jadi banyak diantara masyarakat yang lebih memilih untuk tidak berurusan dengan hukum dikarenakan alasan-alasan tersebut. Masyarakat lebih memilih melakukan proses mediasi (penyelesaian di luar pengadilan) dan berharap mendapatkan win win solution dari persoalan yang terjadi.

Mekanisme hukum yang ada saat ini haruslah lebih dioptimalkan lagi, agar menjadi lebih bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan hukum. Bagi mereka yang kehilangan hak-haknya yang dirampas oleh orang lain, bagi mereka yang lemah, dan menjadi mata bagi mereka yang buta. Hukum haruslah mampu menjadi benteng pertahanan terakhir, dan tempat perlindungan terakhir bagi para pencari keadilan dinegeri ini. Peraturan yang beribu-ribu banyaknya akan hanya menjadi peraturan tertulis didalam buku, tanpa dapat dijalankan dengan baik dan benar, jika para aparatur penegak hukumnya tidak mampu melaksanakan peraturan-peraturan yang ada dengan cara yang baik dan benar pula.

Dalam ranah filsafat hukum,ada sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa hukum itu adalah sebuah alat, dan di dunia ini tidak ada satupun alat yang tidak dapat disalahgunakan. Artinya bahwa hukum itu adalah sebuah tulisan dalam kertas,yang tidak dapat berjalan atau dijalankan apabila tidak ada perangkat hukum yang menjalankannya. Maka tergantung dari aparatur penegak hukumnya dalam memfungsikan hukum tersebut, mau dibawa kemana aturan yang ada, semua ada ditangan aparatur penegak hukum.

Hukum haruslah menjadi panglima di negeri ini, hukum haruslah berada diatas dari kepentingan-kepentingan yang lainnya. Terutama, hukum haruslah menjadi panglima dari politik. Hukum haruslah lepas dari segala kepentingan, agar hukum dapat berjalan dengan baik tanpa disusupi oleh kepentingan-kepentingan lain didalamnya.

Diakhir tulisan ini, penulis ingin mengingatkan kepada kita semua terutama kepada diri sendiri untuk saling bahu membahu melihat serta memantau mengaplikasian hukum di negeri ini. Di zaman yang sudah canggih seperti disaat ini, akan lebih mudah untuk mengawasi jalannya peraturan hukum yang dijalankan oleh aparatur penegak hukum. Masyarakat bersama-sama mengawasi hukum, agar dapat berjalan dengan baik dan benar. Dengan berjalannya hukum sesuai prosedur yang ada, pada akhirnya akan mampu menjadikan kondisi negeri ini menjadi lebih baik lagi kedepannya. Dan itu semua merupakan harapan serta cita-cita kita semua.

“Penegakan Hukum Yang Baik Harus Dibarengi Dengan Pengawasan Hukum Yang Baik Pula”

Muhammad Rudini Harahap SH.,MH (Non Government Organization)