Fadli Zon: Telah Lahir ‘GERAKAN MAHASISWA 2020’

Foto: Tangkapan layar video channel YouTube Fadli Zon Official

Rancah.com – Politikus Gerindra Fadli Zon berbicara terkait tanggapan masyarakat terutama mahasiswa yang bereaksi terhadap undang-undang omnibus Law baru-baru ini, terutama gerakan serentak yang dilakukan para mahasiswa di seluruh tanah air pada tanggal 8 Oktober yang lalu..

“Menanggapi situasi belakangan ini terutama respon dan reaksi terhadap undang-undang omnibus Law yang dianggap oleh sementara pihak bahwa undang-undang ini Cacat prosedural dan mungkin juga masih banyak hal-hal yang substansial yang belum selesaiĀ  kemudian ada gerakan mahasiswa yang kita lihat dan kita saksikan beberapa waktu belakangan ini terutama pada tanggal 8 Oktober itu serentak di seluruh Indonesia,” kata Fadli Zon dalam video yang diunggah di channel YouTubenya Fadli Zon Official, Rabu (14/10/2020).

Menurut Fadli gerakan mahasiswa 2020 tersebut menjadi sebuah tonggak baru, ia mengatakan reaksi ini mengejutkan karena beberapa tahun terakhir mahasiswa terlihat diam-diam saja, ternyata begitu mereka keluar menyatakan sikap langsung secara serentak.

“Menurut saya ini menandai sebuah tonggak baru yaitu gerakan mahasiswa 2020 dan gerakan mahasiswa 2020 ini sesuatu yang agak mengejutkan karena beberapa tahun belakangan mahasiswa kelihatan adem ayem diam dan tidak responsif tapi ternyata Begitu keluar ya menyatakan sikap dan menyatakan pendiriannya kita melihat ini secara serentak,” ucap Fadli.

“Nah kita masih berharap bahwa para aktivis gerakan mahasiswa 2020 ini akan menjadi para pemimpin Indonesia di masa depan, saya yakin bahwa keterlibatan teman-teman aktivis mahasiswa 2020 ini akan menjadi sebuah modal politik modal budaya modal sosial untuk di masa-masa yang akan datang,” lanjut Fadli.

Fadli mengatakan banyak aktivis tahun 60-an hingga 90-an menjadi pimpinan membawa bangsa dan negara.

“Saya kira banyak contoh mereka yang menjadi aktivis di tahun 60-an mereka kemudian ikut menjadi pimpinan dari dalam membawa bangsa dan negara kita, begitu juga aktivis di tahun 70-an di tahun 80-an, 90-an semuanya menjadikan kemudian itu menjadi bagian dari modal sosial, di situlah kita diuji ketika kita tidak mau terlibat dan tidak peduli kepada suatu situasi maka kita tidak mempunyai lagi sebuah empati terhadap perubahan-perubahan itu,” ujarnya.

Menurut Fadli dengan adanya gerakan mahasiswa 2020 ini, ia optimis menatap Indonesia kedepan karena masih ada yang peduli terhadap nasib rakyat.

“Maka kita harus setia kepada perubahan perubahan sosial, perubahan budaya, perubahan politik dan perubahan itu suatu keniscayaan tentu kita berharap perubahan itu adalah perubahan ke arah yang lebih baik, Insya Allah saya kira dengan adanya gerakan mahasiswa 2020 ini, kita masih optimis menatap Indonesia kedepan karena masih ada yang peduli terhadap nasib rakyat,” pungkas Fadli.