Andi Arief: Saya Sedih dan Menangis Melihat Syahganda, Jumhur DKK Dipertontonkan Seperti Teroris

Andi Arief. Foto: Istimewa

Rancah.com – Politikus Andi Arief yang juga mantan aktivis 98 mengaku sedih dan menangis melihat terutama Syahganda dan Jumhur, dipertontonkan ke publik seperti teroris.

Hal itu disampaikan Andi Arief melalui akun twitter miliknya @andiarief_.

“Saya sedih dan menangis melihat Syahganda dan Jumhur Hidayat dan kawan-kawan dipertontonkan ke muka umum seperti teroris,” cuit Andi Arief (15/10/2020).

Andi Arief mengingatkan bahwa Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat ikut berkontribusi pada perjuangan reformasi, Menurut dia UU ITE tidak tepat diperlakukan seperti itu bahkan kasusnya juga katanya tidak tepat disangkakan.

“Mereka berdua ada jasanya dalam perjuangan reformasi. UU ITE tidak tepat diperlakukan begitu, bahkan untuk kasusnya juga tidak tepat disangkakan,” kata Andi Arief.

Di cuitannya yang lain Andi Arief juga menegaskan agar omnibus law dibatalkan, ia meminta orang yang ditangkap polisi dibebaskan.

“Omnibuslaw batalkan, yang ditangkap dibebaskan, konsentrasi pada pandemi dan resesi. Inti masalah pokok beberapa bulan ini pandemi dan resesi yang butuh dukungan luas rakyat,” kata Andi Arief.