Jokowi Pilih Listyo Sigit Prabowo Jadi Calon Kapolri, Ini Kata Ketua PBNU

Ketua PBNU Marsudi Syuhud. Foto: YouTube Najwa Shihab via Tribunnews

Rancah.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan memilih telah calon tunggal Kapolri yakni Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Terkait dengan hal ini, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud tidak mempersoalkan calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo non muslim.

Menurut Marsudi, penunjukan Listyo Sigit Prabowo sebagai tunggal calon Kapolri sudah melalui pertimbangan matang oleh Jokowi.

Ia mengatakan yang terpenting dalam pengangkatan pembantu Presiden adalah amanah, kafaah, dan kifayah.

“Tiga hal ini yang penting,” kata Marsudi kepada wartawan, dikutip dari SINDOnews, Rabu (13/1/2021).

Kata Marsudi, pihaknya tidak mempermasalahkan latar belakang Listyo meskipun non muslim. Menurutnya latar belakang agama itu tidak masalah berdaarkan undang-undang dan juga hukum.

Marsudi memberi contoh, negara-negara Islam yang menunjuk pejabat mereka dari latar belakang non muslim. Rasulullah SAW, menurut Marsudi, juga pernah menunjuk seseorang yang beragama non muslim.

“Kalau kita lihat negara Islam mana pun, Islam pun banyak yang mengangkat pembantu-pembantunya dari non muslim. Itu saja. Cukup secara pengalaman, kafaah itu cakap. Cakap itu mempunyai segalanya, kepandaian, ilmunya, integritasnya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo merupakan salah satu nama yang direkomendasikan Kompolnas dan merupakan calon tunggal Kapolri.

Disetornya nama Komjen Listyo Sigit Prabowo disampaikan oleh Ketua DPR Puan Maharani di gedung DPR, Rabu (13/1/2021).

Surat dari presiden untuk calon Kapolri dikirimkan ke DPR hari ini langsung oleh Mensesneg Pratikno.

“Surpres telah kami terima dari bapak presiden yang mana bapak presiden menyampaikan usulan pejabat Kapolri yang akan datang dengan nama tunggal yaitu bapak drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Kabareskrim di Polri,” kata Puan dikutip dari detiknews.

Selanjutnya, Komjen Listyo Sigit Prabowo akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan oleh Komisi III DPR yang merupakan mitra kerja Polri. Setelah menjalani fit and proper test, tahapan selanjutnya adalah pengesahan di paripurna DPR dan dilanjutkan pelantikan di Istana Negara.