Kritik Anies Baswedan soal Banjir Jakarta, Faldo Maldini: Minta Maaf Saja Kepada Warga

Anies Baswedan dan Faldo Maldini. /Kolase tribun bogor

Rancah.com – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengomentari kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangi banjir.

Hal itu ia sampaikan melalui akun twitter miliknya @FaldoMaldini.

Faldo menilai banjir yang terjadi di Jakarta karena Pemerintah DKI yang tidak kompeten, Ia mengatakan meskipun pakai alasan A hingga Z tetap saja nanti ujung-ujungnya balik pada malpraktek tata kelola Anies.

“Banjir Jakarta jelas karena pemerintah DKI Jakarta yang tak kompeten. Mau pakai alasan dari A sampai Z, ujung2nya pasti ini balik pada malpraktek tata kelola Pak Gub @aniesbaswedan. Skrg, minta maaf saja pd warga dan terimakasih kpd yg sudah galang solidaritas,” tulis Faldo seperti dikutip Rancah.com, Selasa (23/2/2021).

“Objektif saja, serapan anggaran penanggulangan banjir di tahun 2018 dan 2019 sangat rendah. Artinya, tidak banyak yang dikerjakan beberapa tahun belakangan. Mau ngeles kayak apapun, ujung2nya orang akan pertanyaan itu,” sambungnya.

Ia mengatakan tak usah banyak berbicara teori tentang tata kota karena nanti justru akan menemukan banyak masalah.

“Kita tidak usah banyak omong ttg teori tata kota, pasti lebih banyak masalah yg ketemu. Matematika sederhana saja, kita sudah tau siapa yang harus bertanggung jawab atas “musibah” ini. Saking kawatirnya, DPRD sampai bikinin pansus buat kawal Pak Anies,” ujar Faldo.

“Laporan ya Pak Gub @aniesbaswedan, 6 jam penggalangan dana, kami sudah kumpulkan lebih dari 33 juta. Kami yakin penyalurannya bakal lebih cepat dari penyerapan anggaran banjir DKI,” katanya.

Menurut Faldo, Anies pernah mengatakan tak peduli dengan kata orang tapi kata Faldo Anies justru lebih mendengar apa yang akan ditulis sejarawan.

Ia pun berharap Anies tidak biarkan sejarawan mencatatnya sebagai pemimpin yang sangat buruk dalam mengurus rakyat.

“Pak @aniesbaswedan pernah bilang, beliau gak peduli apa yang orang bilang, tapi lebih hirau apa yang akan ditulis sejarawan. Kami harap Pak Anies tidak biarkan sejarawan mencatat Bapak sebagai pemimpin yang sangat buruk mengurus rakyatnya,” kata Faldo.