Jokowi Cabut Lampiran Perpres soal Investasi Miras, Ini Kata KPAI

Foto: Komisioner KPAI Jasra Putra. dok. detikcom

Rancah.com – KPAI salut dengan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut lampiran perpres yang mengatur pembukaan investasi baru industri minuman keras (miras). Menurut KPAI, langkah Presiden Jokowi itu menyelamatkan masa depan generasi muda.

“Pencabutan ini bagian dari merawat dan menegakkan konstitusi juga. Salut buat Presiden kita,” ujar Komisioner KPAI, Jasra Putra dalam keterangannya, dikutip dari detiknews, Selasa (2/3/2021).

Jasra Putra menilai langkah Presiden Jokowi tersebut sudah tepat. Sebab, iklim investasi yang membawa ancaman lingkungan, tatanan moral, tatanan etika, seperti produk minuman keras hendaknya dihindari.

“Ini adalah prinsip kehati-hatian. Dan bagian merawat masa depan Indonesia, mencabut kebijakan ini adalah bicara masa depan generasi kita,” katanya.

Ia mengatakan, selama ini, banyak anak-anak menjadi korban dari miras. Ia khawatir, jika investasi miras menjadi legal akan berdampak pada masa depan generasi muda.

“Kisah anak meninggal karena miras oplosan harus dikurangi, karena kasusnya banyak. Ketika dikonsumsi pun di regulasi bicara pengawasan yang ketat. Agar tidak dipakai yang membahayakan kesehatan dan masa depan,” ucap dia.

Menurut Jasra, tidak saja miras itu peredarannya luar biasa, apalagi kata dia kalau diberi ruang maka akan semakin berat tugas negara untuk menyelamatkan generasinya.

“Tidak dilegalkan saja, peredarannya luar biasa. Apalagi kalau di beri ruang, kita khawatir akan lebih berat tugas bangsa ini menyelamatkan generasinya,” kata Jasra.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan telah menerima masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama NU, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan dari provinsi juga daerah.

“Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama NU, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,” kata Presiden Jokowi dalam siaran pers virtual yang diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/3/2021).

Usai menerima masukan tersebut, Jokowi memutuskan untuk mencabut lampiran perpres terkait investasi baru miras.

“Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras (miras) yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” kata Jokowi.