Jokowi Cabut Lampiran Perpres soal Miras, Gus Miftah: Terimakasih, Saya Bangga dengan Pak Presiden

Instagram @gusmiftah

Rancah.com – Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang terkait dengan industri minuman keras. Keputusan ini diambil usai mendengar sejumlah masukan.

Ulama muda Nahdlatul Ulama (NU) ini pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowi. Ia juga mengaku bangga pada sang presiden karena telah mencabut perpres mirsa tersebut.

Dalam video yang dia unggah di akun Instagramnya pada Selasa (2/3/2021), Gus Miftah juga memberikan pujian untuk Jokowi lantaran telah mendengarkan saran dari para ulama.

“Terima kasih, Presiden Jokowi, yang hari ini dengan resmi mencabut Perpres 10/ 2021 tentang investasi miras. Hal ini makin meyakinkan saya bahwa Pak Jokowi benar-benar mendengarkan para ulama, mendengarkan saran dari MUI, dari Nahdlatul Ulama, dan dari Muhammadiyah serta ormas-ormas yang lainnya. Sekali lagi, terima kasih, Pak Presiden. Saya bangga dengan Presiden Jokowi,” kata Gus Miftah dalam video.

Selain itu, ucapan terima kasih dan rasa bangganya pada Jokowi juga ia tulis pada kolom keterangan untuk unggahannya tersebut.

“Terima kasih presidenku @jokowi. Kami bangga denganmu,” tulis Gus Miftah.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan telah menerima masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama NU, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan dari provinsi juga daerah.

“Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama NU, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,” kata Presiden Jokowi dalam siaran pers virtual yang diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/3/2021).

Usai menerima masukan tersebut, Jokowi memutuskan untuk mencabut lampiran perpres terkait investasi baru miras.

“Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras (miras) yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” kata Jokowi.