Menkes: 2 Kasus Baru Covid-19 Mutasi B117 di Indonesia Dipaparkan Dari Arab Saudi

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: merdeka.com

Rancah.comKasus baru Covid-19 strain United Kingdom (UK) mutation B177 dari Inggris dikabarkan telah masuk ke Indonesia. Adapun kasus yang saat ini sudah terdeteksi berjumlah 2 kasus.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan temuan dua kasus Covid-19 dengan virus varian baru B117 UK di Indonesia terdeteksi berasal dari tenaga kerja atau buruh migran Indonesia yang datang dari Arab Saudi.

“Memang yang Pak Wamen sampaikan betul, kita menemukan dua kasus masuk dari Saudi Arabia di pertengahan Januari yang memiliki jenis baru ini,” ungkap Menkes Budi Gunadi dikutip dalam dialog secara virtual di sebuah stasiun televisi swasta, Selasa (2/3/2021).

Sebelumnya tepat pada peringatan satu tahun pandemi Covid-19, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono mengumumkan dua kasus pertama dari mutasi Covid-19 strain B177 dari Inggris ini.

“Ada berita yang saya terima dari 1 tahun kita melakukan refleksi. Kalau satu tahun yang lalu kita menemukan kasus 01 dan 02 Covid-19. Tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa dalam tepat 1 satu tahun hari ini kita menemukan mutasi B117 UK mutation di Indonesia,” ungkap Dante.

Temuan itu didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel dengan metode whole genome sequence (WGS) yang semakin diperkuat dengan kerjasama bersama Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Menkes Budi juga menuturkan bahwa surveilans untuk strain baru atau mutasi virus, di Indonesia, masih sangat lemah. Hal itu sudah diketahui Budi sehari setelah pelantikannya sebagai menteri kesehatan Desember 2020 lalu.

“Saya di-warning oleh beberapa ahli,” ujarnya.

Kala itu, dalam pengecekan Budi, Indonesia hanya mampu menguji 172 sample strain virus atau mutasinya dengan metoda WGS. Jumlah ini sangat kecil dibanding negara-negara maju yang bisa 5.000 hingga 20.000 setahun.

Karena itu pada 8 Januari 2021 kementerian yang dipimpinnya bersama Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN) menandatangani nota kesepahaman yang menjadi acuan dan landasan dalam menyelenggarakan surveilans genom virus Covid-19.

“Apa ini belum terdeteksi di Indonesia? Kebetulan saya bersama pak Bambang Brodjo (Menristek) pada tanggal 8 Januari menandatangani perjanjian untuk bisa melakukan genome sequencing jadi deteksi strain virus baru secara lebih agresif. Yang tadinya setahun hanya 172 genome sequencing dilakukan, kemarin dalam sebulan kita sudah lakukan hampir 200,” jelas Menkes Budi.

Menkes melanjutkan bahwa strain B117 ini juga dikenal sebagai 501Y dan sudah masuk ke negara-negara di Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Diantaranya yakni Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura.

“Memang strain ini atau B117, memang banyak yang bilang 501Y dari Inggris dan sudah masuk ke negara-negara ASEAN, contohnya Malaysia 24 Desember, Filipina 26 Januari, Thailand 15 Februari, Singapura 24 Desember,” ungkap Menkes.