Jika KLB Disahkan Negara Maka Moeldoko Berpotensi Jadi Menkopolhukam, Mahfud MD Tersingkir

Moeldoko saat Pidato di acara KLB Demokrat. Tangkapan layar video akun YouTube KompasTV

Rancah.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko telah ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Terkait hal ini, Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengatakan, jika nanti negara mengesahkan KLB Demokrat di Deliserdang, maka Moedoko berpotensi menjadi Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan ( Menko Polhukam ).

Menurut Natalius Mahfud akan tersingkir karena Jokowi saat ini tidak membutuhkan suara basis massa Mahfud, tetapi Jokowi butuh dukungan parati politik.

“Jika KLB disahkan oleh Negara maka Pak Moeldoko berpotensi menjadi Menkopolhukam. Mahfud MD tersingkir karena Jokowi sdh 2 Periode tidak butuh dukungan suara basis massa Mahfud tapi Jokowi butuh dukungan partai. Pak Moeldoko Ingin jadi Menkopolhukam.,” kata Natalius Pigai lewat akun Twitternya @NataliusPigai2, Minggu (7/3/2021).

Sebelumnya, Mahfud MD mengatakan bahwa kepengurusan Partai Demokrat yang tercatat pemerintah adalah di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Pengurusnya yang resmi di kantor pemerintah adalah AHY, putra Susilo Bambang Yudhoyono (AHY) itu yang sampai sekarang ada,” kata Mahfud MD dalam video yang diunggah di akun YouTube Kemenko Polhukam RI, Sabtu (6/3/2021).