Eks Anggota FPI Deklarasi Akan Bunuh Diri Massal jika Rizieq Tidak Dibebaskan? Ini Faktanya

Pemimpin redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli (dua kiri) berdiri di atas mobil orasi saat unjuk rasa massa FPI terkait kartun pria bersorban pada majalah Tempo edisi 26 Februari 2018, Jakarta, Jumat (16/3). (ANTARA News/Alviansyah)

Rancah.com – Sebuah tangkapan layar yang memperlihatkan gambar sejumlah orang sedang berdemo menggunakan pakaian putih, beredar di media sosial Facebook pada pekan ke-2 April 2021.

Berdasarkan gambar yang dilansir dari Antara, Gambar itu diklaim sebagai deklarasi mantan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang bersumpah akan bunuh diri massal, jika Rizieq Shihab, eks pemimpinnya, tidak dibebaskan.

Dalam gambar tersebut tertulis pula narasi sebagai berikut:
“kurang lebih 200 org bersumpah mbela hrs sampai mati.”

Gambar dan narasi itu pun tampak telah direspon 84 pengguna Facebook dan sudah mendapatkan 68 komentar.

Tangkapan layar berisi hoaks yang menyatakan eks FPI deklarasi bunuh diri massal jika Rizieq tidak dibebaskan. (Facebook)

Lalu, benarkah eks FPI deklarasi bunuh diri massal jika Rizieq tidak dibebaskan seperti narasi di Facebook itu?

Penjelasan:
Jabar Saber Hoax dalam laman resminya menyatakan konten tersebut berisi narasi yang direkayasa.

Faktanya, foto itu bukanlah aksi deklarasi terkait proses hukum Rizieq Shihab.

Foto tersebut merupakan aksi FPI pada 2018.

Gambar identik juga diketahui dimuat di situs JPNN pada 16 Maret 2018. Foto itu diabadikan saat massa FPI berdemo di kantor Tempo, Jakarta.

Klaim: Eks FPI deklarasi bunuh diri massal jika Rizieq tidak dibebaskan
Rating: Salah/Disinformasi