Emak-emak yang Curigai Tetangga Nganggur Tapi Uangnya Banyak Karena Babi Ngepet Minta Maaf

Tangkapan layar video 20.detik.com

Rancah.com – Seorang Ibu rumah tangga bernama Wati viral karena curiga tetangganya menjalani ritual pesugihan babi ngepet lantaran si tetangga yang dia maksud ini menganggur tetapi kaya. Terbaru dia akhirnya meminta maaf. Ibu Wati mengaku salah atas ucapannya tersebut setelah digeruduk warga.

Dalam video klarifikasi yang dilansir dari 20.detik.com, Ibu Wati mengenakan pakaian warna putih dan kerudung berwarna senada. Dia meminta maaf atas pernyataannya dalam potongan video yang viral karena menuding tetangganya yang menganggur tapi kaya ikut pesugihan babi ngepet.

“Assalamualaikum WR WB, buat warga Kampung Baru, Ragajaya, pokoknya buat semua warga Kampung Baru yang saya tidak sebutkan satu per satu karena saya tidak hafal ya, saya di sini hanya merantau dan ngontrak. Nah, saya mau minta maaf atas video yang tadi saya ucapkan. Seribu minta maaf dari ujung kaki sampai ujung kepala, saya bener-bener minta maaf dengan keterangan saya atau ucapan mulut kasar saya tadi,” kata Ibu itu terlihat dalam dalam video.

“Sekali lagi saya minta maaf. Itu saya ada kesalahan dari air ludah saya atau lidah saya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau memang ini menyakitkan warga Kampung Baru atau Ragajaya. Sekian terima kasih. Saya minta maaf sebelumnya. Assalamualaikum WR WB,” sambung Ibu Wati.

Syarif Nurzaman, Ketua RW 10 Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengatakan momen Ibu Wati minta maaf ini terjadi pada Selasa, 27 April, di kediaman Ketua RT 02 RW 10.

Syarif menceritakan kenapa warganya bernama Ibu Wati tersebut minta maaf. Dia mengatakan ini bermula saat Wati datang ke lokasi viral babi ngepet di Depok. Wilayahnya dengan lokasi babi ngepet ini memang di perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Depok, sehingga cukup dekat.

“Begitu babi ngepet itu ditangkap, datanglah warga saya Wati ini ke sana. Dia bikin pernyataan begini-begini, ‘saya sudah syareatin. Akhirnya babi ngepet ini ketangkep’, gitu,” kata Syarif dikutip dari detiknews, Rabu (28/4/2021).

Kepada warga Depok di lokasi kejadian, Wati menyatakan dirinya seperti ‘orang pintar’. Dia telah melakukan ritual sebelumnya, sehingga akhirnya sosok yang disebut warga babi ngepet ini bisa tertangkap.

“Dari kemarin saya sudah pantau, Pak, orang ini. Ini dia berumah tangga, dia nganggur tapi uangnya banyak. Saya sudah lewat rumahnya, udah saya lemparin sesuatu di depan rumah biar ketahuan,” demikian pernyataan ibu Wati ini dalam potongan video yang viral.

“Nah (oleh warga) ditanyalah dia, Ibu dari mana, ‘Saya dari Kampung Baru’. Nah, di sana timbul salah persepsi, babi ngepet ini diisukan dari Kampung Baru,” ujar Nurzaman.

Warga Kampung Baru Ragajaya pun tidak terima dan merasa wilayahnya dicemarkan oleh Ibu Wati. Warga pun menggeruduk rumahnya.

“Warga Kampung Baru itu merasa tidak senang, katakanlah pencemaran nama baik kampungnya. Akhirnya ingin menuntutlah kepada Ibu Wati ini. Akhirnya massa membeludak. Saya berusaha melerai dan saya bilang Ibu Wati harus klarifikasi tentang ini, dan terjadilah klarifikasi itu,” ujarnya.

“Saya juga sebenernya geregetan sama Ibu Wati ini karena beliau mengatakan menaburkan sesuatu di lokasi. Nah, sedangkan saya pertanyakan siapa orangnya yang jadi babi ngepet itu yang ditaburin rumahnya itu, dia tidak memberikan jawaban sampai sekarang,” katanya.