Perempuan Ini Menangis Memohon Diizinkan Polisi Buat Mudik, Alasannya Sedih Banget

Tangkapan layar video viral. Foto: CNN Indonesia / instagram @manaberita

Rancah.com – Baru-baru ini, aksi seorang pemudik wanita pengendara motor di Banten yang menangis karena diminta putar balik mendadak viral di media sosial.

Diketahui, wanita tersebut berkendara sendiri menggunakan motor dari Jakarta menuju Lampung. Namun, wanita ini justru terjaring operasi yang dilakukan polisi di wilayah Banten. Dimana, dia disetop dan diminta putar balik.

Dikutip dari laman detik.com, Rabu (5/5/2021), petugas kepolisian turut memerintahkan pemudik tersebut kembali ke Jakarta lantaran dia tak bisa menunjukkan surat bebas Covid-19.

Lantaran dilarang melakukan perjalanan pulang kampung, pemudik tersebut kemudian terlihat menangis. Diketahui, kejadian ini terjadi pada Selasa (4/5/2021) kemarin.

Sembari berurai air mata dan masih duduk di atas motornya, pemudik wanita itu memohon pada petugas agar diizinkan melintas.

Bahkan, dia mengaku sudah tak punya lagi pekerjaan di Jakarta lantaran sudah terkena PHK. Hal itulah yang membuatnya tak memiliki penghasilan dan tak sanggup memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Beruntung, pemudik pengendara motor tersebut diizinkan melintas dan melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya di Lampung.

Video tersebut juga diunggah di akun instagram @manaberita.

“Terima Kasih dan Salam hormat untuk Bapak Polisi yang sudah mengerti dan mengizinkan Mbak ini melintas,” tulis akun tersebut dalam kolom keterangan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MANAberita (@manaberita)

Seperti diketahui, bahwa pemerintah secara resmi akan memberlakukan larangan mudik pada Kamis (6/5/2021) besok untuk seluruh wilayah Indonesia.

Adapun penyekatan akan dilakukan oleh Polri dan Dishub di banyak titik, termasuk lokasi yang dianggap sebagai jalur tikus.

Walaupun secara resmi baru berlaku besok, namun beberapa wilayah sudah mulai melakukan pemeriksaan terhadap warga yang melakukan perjalanan antarwilayah. Termasuk halnya di Provinsi Banten.