Presiden Jokowi Batalkan Vaksinasi Berbayar, Sudjiwo Tedjo Komentar Begini

Sujiwo Tejo (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)

Rancah.com – Beberapa waktu lalu masyarakat dibuat heboh oleh pengumuman soal adanya vaksinasi berbayar untuk individu, yang akan bisa diakses di Kimia Farma.

Aturan tersebut langsung menuai pro dan kontra dari masyarakat. Sejumlah tokoh menilai vaksinasi justru akan menjadi perdagangan yang menguntungkan sebagian pihak saja. Sedangkan nasib rakyat yang harusnya ditanggung negara, malah diminta untuk mengeluarkan uang.

Banyak orang berbondong-bondong mengajukan protes ke Menteri BUMN, serta Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Usai mendapat protes dari banyak pihak, Presiden Jokowi akhirnya membatalkan rencana vaksinasi berbayar bagi individu. Pemerintah berencana tetap akan menggratiskan vaksinasi untuk masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, pada 16 Juli 2021 di Jakarta.

“Presiden memberikan arahan dengan tegas, untuk vaksinasi berbayar, yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan,” ujar Pramono Anung.

“Sehingga semua vaksin tetap dengan mekanisme yang digratiskan, seperti yang disampaikan Presiden sebelumnya,” imbuhnya.

Pengumuman tersebut disambut baik banyak pihak, salah satunya budayawan Sudjiwo Tedjo.

Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya @sudjiwotedjo, Sudjiwo Tedjo mengaku salut pada Jokowi.

Keputusan Jokowi bahkan mengingatkan Sudjiwo Tedjo pada cerita seorang kyai.

“Salut, Pak @jokowi. Sampeyan jadi ngingetin pd cerita kyaiku saatku bocah,” cuit Sudjiwo Tedjo.

“Dlm perang, di Padang Pasir, di antara ratusan pasukan cuma tinggal tersedia “sekendi” air. Ini cm cukup dibagi buat elit. Lantas oleh Panglima Abu Bakar AS, air itu dibuang ke pasir. Demi rasa senasib!” pungkasnya.