Saat Presiden Jokowi Bertemu Joko Widodo di Klaten

Tangkapan layar video akun YouTube Sekretariat Presiden

Rancah.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah pada Senin (13/9/2021). Salah satu daerah yang dikunjunginya yakni Dukuh Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.

Presiden Jokowi disana meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara jemput bola atau door to door.

Ada yang menarik saat Jokowi melakukan peninjauan ke rumah warga. Dia bertemu dengan seorang warga bernama persis seperti dirinya, yaitu Joko Widodo.

Momen tersebut diunggah di akun YouTube YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam video, tampak Jokowi dan Presiden Joko Widodo berbincang dalam Bahasa Jawa. Jokowi yang saat itu akan menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 tampak duduk di kursi.

Di sampingnya, ada dua tas kain berwarna merah-putih. Tas tersebur biasa digunakan Presiden Jokowi untuk membungkus bantuan sembako yang diberikan kepada warga.

Selepas berbincang dengan Jokowi, Presiden Jokowi memberi kesempatan kepada pria itu untuk menjalani vaksinasi.

Presiden Jokowi berjalan sedikit menjauh dari tempat duduk Jokowi.

Saat itu seseorang dari rombongan kepresidenan bertanya kepada Jokowi.

“Mas nanamanya siapa Mas?” kata orang itu.

“Dalem? (ya Pak) ?” jawab Jokowi.

“Namane jenengan sinten ? (Nama Anda siapa ?),” tanya orang itu lagi.

“Joko Widodo Pak,” kata Jokowi.

Jawaban Jokowi tersebut lantas mengundang riuh tawa semua yang hadir, baik presiden, rombongan presiden maupun warga setempat yang menyaksikan momen itu.

Presiden Jokowi pun mengaku baru tahu jika pria yang sempat berbincang dengannya itu memiliki nama yang sama dengan dirinya.

“Aku ora ngerti lho iki (saya tidak tahu lho ini). Ternyata namanya kembar,” kata Jokowi sambil tertawa.

Warga yang hadir kembali bersorak. Mereka tampak terhibur dengan kejadian tersebut.

Ada seorang warga perempuan sempat mengingatkan bahwa waktu penyuntikan Covid-19 segera tiba dan meminta Jokowi tidak menangis karena masih terharu bertemu presiden.

“Ora sah nangis awas disuntik (tidak usah menangis, awas mau disuntik vaksin),” kata warga tersebut.