Janji Kampanye Cetak Wirausaha Baru, Anies Baswedan: Alhamdulillah Target Itu Tidak Tercapai, Tapi Terlampaui

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri kegiatan acara Malam Apresiasi Jakpreneur Fest 2021 di Museum Bank Mandiri, Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (24/10). Foto: Tangkapan layar video akun Youtube/Pemprov DKI Jakarta

Rancah.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan target mencetak wirausaha baru di DKI Jakarta sudah terlampaui.

Janji politik Anies-Sandi yang lebih dikenal dengan program OK-OCE (One Kecamatan One for Center Entrepreneurship) disebut sudah mencetak lebih dari 200.000 wirausaha.

Anies menuturkan bahwa program Jakpreneur ini adalah bagian dari janjinya saat Pilkada. Kemudian disahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk memberikan pendampingan kepada entrepreneur di Jakarta.

“Jadi salah satu hal yang di dalam proses Pilkada menjadi janji, diwujudkan menjadi RPJMD. RPJMDnya itu menyampaikan bahwa ada 44 pusat pendampingan UMKM di tiap kecamatan. Targetnya adalah bisa menumbuhkan 200 ribu entrepreneur baru di tahun 2022, itu targetnya. dan Alhamdulillah target itu tidak tercapai tapi terlampaui,” ungkapnya.

Menurut Anies, saat ini sudah ada anggota program yang diganti namanya menjadi Jakpreneur itu sudah mencapai 281.000 anggota.

Dari jumlah anggota itu, Anies menyebut baru 176.000 anggota yang resmi dilantik mengikuti program Jakpreneur untuk selanjutnya mendapatkan pelatihan dan akses permodalan.

“176.000 yang sudah dilantik dan 155.000 yang kini didampingi oleh program Jakpreneur,” ujar dia.

“Karena yang muncul adalah sekarang ini 281 ribu anggotanya, lalu 176 ribu yang sudah dilatih, dan 155 ribu yang didampingi di dalam program Jakpreneur. Jadi ini adalah kerja kolaborasi yang luar biasa, yang terlibat di sini justru bukan hanya pemerintah,” jelas Anies.

Ia mengatakan, suksesnya program Jakpreneur tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak yang mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DKI Jakarta.

“Ini adalah kerja kolaborasi yang luar biasa. yang terlibat di sini justru bukan hanya pemerintah. Pemerintah memfasilitasi namun banyak kolaborator kita,” kata Anies.