Viral Video Anggota DPRD Labusel Ribut-Tantang Pendemo

Tangkapan layar video 20.detik.com

Rancah.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang anggota DPRD Labuhanbatu Selatan (Labusel) Zainal Harahap terlibat keributan dengan pendemo viral di media sosial.

Dalam video yang dilihat Rancah di laman 20.detik.com, Rabu (1/12/2021, Zainal sempat menantang pendemo untuk memukulnya.

Di video itu terlihat sekelompok massa menggelar demonstrasi di gedung DPRD Labusel, Senin (29/11). Politikus PDIP itu awalnya terlihat bicara dengan massa.

Ia terdengar menjelaskan soal tuntutan massa terkait salah satu proyek di Labusel. Zainal kemudian menjelaskan proyek itu bukan dikerjakan oleh DPRD Labusel.

“Adukan saja! (Proyek) Simatahari itu bukan kita punya, Bung,” ujar Zainal kepada pendemo.

Zainal kemudian bertanya soal apa pendidikan para peserta demo.

Dia kemudian menyebut dirinya sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Labusel.

“Apa pendidikan kau, coba kutanya kau dulu,” kata Zainal kepada pendemo.

“Aduh, nggak usah bisik-bisik kau, pergi kau mengadu ke mana pun! Saya Haji Zainal, biar tahu kau ya, belum lahir kau, udah di sini aku. Biar tahu kau,” sambungnya.

Zainal kemudian terlihat menunjuk-nunjuk salah satu pendemo. Aksi Zainal itu kemudian diprotes pendemo lain.

“Janganlah gitu,” kata seorang pendemo lainnya.

“Nggak perlu, ya sudah. Ayo nah, pukul, pukul nah pukul,” kata Zainal sambil berjalan ke arah pendemo.

Aparat yang berjaga kemudian berupaya mencegah keributan terjadi. Zainal dihalangi dan para pendemo kemudian bubar.

Salah satu pendemo, Erik Rambe, mengatakan sempat ditarik polisi untuk mencegah keributan. Dia memuji polisi yang mencegah keributan terjadi.

“Yang lain langsung dilerai dari pihak Polsek,” kata Erik Rambe.

Anggota DPRD Labusel dari Fraksi PDIP lainnya, Jamal Harahap, mengaku belum mengetahui secara pasti mengapa Zainal tiba-tiba marah kepada para pendemo.

Meski demikian, dia mengatakan proyek yang diprotes oleh para pendemo itu dikerjakan oleh Pemkab Labusel.

“Nggak jelas juga duduk masalahnya di mana, apakah perihal proyek atau apa. Kalau proyek itu pemkabnya itu yang punya,” katanya.