Anak Tukang Tahu Keliling Asal Jombang Lolos Akpol, Ibunda: Saya Diejek Orang-orang, Kamu Punya Uang Berapa

Tangkapan layar video akun Instagram @divisihumaspolri

Rancah.com – Pemuda yang merupakan anak tukang tahu keliling bernama Veni Nardianto, asal Kabupaten Jombang, berhasil lolos dan terpilih dalam pendidikan Akadedemi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2018.

Sang ibunda tercinta bercerita sempat diejek orang hingga menanyakan berapa uang yang dia punya.

Hal itu disampaikannya dalam video yang diunggah akun Instagram @divisihumaspolri.

Berbekal tekad yang kuat, usaha tanpa henti dan doa tanpa putus, kini perjuangan Veni Nardianto tak sia-sia untuk menjadi abdi negara. Veni Nardianto akhirnya bisa membuktikan rekrutmen Polri yang bersih, transparan, tanpa dipungut biaya sepersen pun.

Dalam video itu, Ibu Veni Nardianto, Muslikah mengaku diam saja saat hujatan terus datang kepadanya ketika mengetahui keingin anaknya menjadi polisi. Dia pun saat itu hanya bisa berdoa jika anaknya bisa lolos kepolisian.

“Saya itu diejek orang-orang dari utara selatan. Saya diam saja meski jualan di pasar. Kamu punya uang berapa anakmu didaftarkan Polisi itu,” kata Muslikah dikutip dari video akun Instagram resmi Divisi Humas Polri, Senin (10/1/2022).

Saat waktunya pengumuman, Muslikah dan suami mengaku tidak bisa tidur. Dia pun tak kuasa saat mengetahui anaknya lolos dan akan langsung ke rumah.

Sementara itu, suami Muslikah, Solichin mengatakan dari dulu berharap salah dirinya bisa menjadi abdi negara.

Namun, keinginan itu justru dikabulkan lewat Veni Nardianto yang diumumkan lolos Akpol.

“Saya itu sebenernya pengen mengabdi ke negara gitu,” ucapnya.

Sementara itu, Veni Nardianto pun mengaku tidak ada uang yang dia berikan kepada pihak manapun saat mendaftar polisi.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda Jawa Timur, terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah menyelenggarakan pendidikan serta penerimaan anggota Polri dengan bersih, transparan dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” kata Veni Nardianto.