Pimpinan Komisi III DPR Usir Komnas Perempuan dari Ruang Rapat karena Telat

Tangkapan layar Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Mahesa dalam rapat Komisi III dengan Ketua Komnas HAM, Kamis (13/1/2022). (Akun YouTube Komisi III DPR RI)

Rancah.com – Pimpinan Komisi III DPR RI mengusir pihak Komnas Perempuan dari rapat kerja. Pihak Komnas Perempuan diusir karena terlambat hadir rapat.

Diusirnya pihak Komnas Perempuan terjadi saat rapat kerja Komisi III DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Kamis (13/1/2022). Turut hadir juga pimpinan Komnas HAM.

“Maaf ya Komnas Perempuan silakan keluar ya, kita rapat jam 10.00, silakan keluar. Anda tidak menghormati kuorum, karena Anda telat, silakan keluar dulu, jangan langsung duduk, tidak ada etikanya,” kata Wakil Ketua Komisi III, Desmond J Mahesa dalam video yang ditayangkan di akun YouTube Komisi III DPR RI Channel, kamis (13/1/2022).

Desmond mengusir pihak Komnas Perempuan karena geram pihak Komnas Perempuan datang terlambat.

Pihak Komnas Perempuan datang terlambat lalu masuk ruang rapat dan duduk di bangku yang disediakan.

“Harusnya izin dulu, silakan keluar,” kata Desmond.

“Izin Bapak Ketua,” ujar pihak Komnas Perempuan menyela Desmond terdengar dalam video.

Desmond menyebut pihak Komnas Perempuan terlambat datang rapat. Desmond tetap meminta Komnas Perempuan meninggalkan ruang rapat.

“Ya Anda telat, itu masalah Anda, bukan masalah kami, silakan keluar saja,” katanya.

Pihak Komnas Perempuan itu mengatakan sudah mengikuti rapat sejak awal melalui virtual, lalu hadir secara fisik.

“Bukan, saya menyampaikan bahwa saya mengikutinya sudah lewat online, dan kemudian memang ada permasalahan di jalan tidak mungkin kami elak, tapi saya sudah mengikuti sejak dari awal,” sebutnya.

Namun, Desmond menegaskan meminta Komnas Perempuan meninggalkan ruang rapat. Pihak Komnas Perempuan akhirnya keluar meninggalkan ruang rapat Komisi III.

“Lain kali tepat waktu ya, masuk juga jangan nyelonong, harusnya kasih tahu sekretariat boleh nggak masuk, boleh, baru kita duduk, ini kan ada etika parlemennya,” ujar Desmond.