Kapolri: Kalau Ada Laporan tak Perlu Saya Tegur Lagi, Langsung Saya Copot

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Foto: Instagram @listyosigitprabowo

Rancah.com – Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan kepada jajarannya tidak bakal menegur lagi bila menerima laporan pelanggaran anggota yang mencederai rasa keadilan masyarakat, tetapi langsung diproses dan ditindak tegas dengan pemecatan.

“Saya selalu mewanti-wanti agar seluruh personel Polri menghindari pelanggaran khususnya terhadap hal yang dapat mencederai rasa keadilan masyarakat. Kalau ada laporan saya tidak perlu tegur lagi, langsung saya copot dan ini berlaku untuk semua personel Polri,” kata Sigit dikutip dari akun Instagram resminya @listyosigitprabowo, Selasa (13/9/2022)

Sigit mengingatkan agar sesama anggota Polri saling mengingatkan. Meskipun dia bawahan harus berani untuk menyampaikan pendapat demi kebaikan institusi Polri.

“Mari kita saling mengingatkan, atasan selalu mengingatkan bawahan, begitu pula jika bawahan mendapat perintah yang salah dari komandan maka harus berani menyampaikan pendapat karena ini semua untuk kebaikan institusi.,” ujarnya.

Ia juga tidak mentolerir adanya aparat kepolisian yang terlibat dalam pelanggaran terkait dengan penyakit masyarakat, seperti perjudian, narkoba dan lainnya.

Menurut sigit, negara membutuhkan peran Polri dalam memulihkan perekonomian nasional. Hendaknya anggota Polri aktif dan menindak kejahatan guna menjaga perekonomian negara stabil.

“Jadi kalau masih ada yang kedapatan melanggar terkait masalah judi, terkait dengan masalah penyakit masyarakat, negara sedang pusing, bebannya cukup berat terhadap kejahatan-kejahatan kekayaan negara tolong diberantas,” kata sigit dalam video.

Ia mewanti-wanti jajarannya untuk menghindari pelanggaran khususnya yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Sikap dan laku anggota Polri mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

“Saya selalu mewanti-wanti hindari pelanggaran-pelanggaran khususnya hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Pelanggaran-pelanggaran yang kalau anggota lakukan maka itu akan semakin menurunkan kepercayaan publik kepada Polri,” kata dia.