Usir Corona, Wali Kota Solo Gunduli Rambut

Wali Kota Solo gunduli rambut untuk usir corona. Foto :
VIVAnews / Fajar Sodik

Rancah.com – Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menggelar tolak bala dengan cukur gundul yang diikuti para kepala dinas.

Dalam tradisi jawa, menggunduli rambut menjadi simbol membuang kesialan. Kesialan yang dimaksud di antaranya, wabah corona yang kian meluas di Indonesia.

Dilansir dari laman vivanews.com, ritual tolak bala cukur gundul itu dilakukan setelah menggelar rapat persiapan RSUD Bung Karno, Semanggi untuk menjadi rumah sakit penanganan pasien corona di Solo.

Lalu wali kota yang akrab disapa Rudy itu pun langsung menghubungi para kepala dinas untuk hadir di Loji Gandrung.

Rudy pun mengawali sebagai orang pertama yang dicukur gundul. Setelah itu, satu per satu para kepala dinas, wakil wali kota hingga anggota dewan ikut dicukur gundul. Ada dua tukang potong rambut yang dipasrahi untuk mencukur gundul para pejabat ini.

Ia mengatakan hal ini dilakukan tak lain untuk mengusir virus corona yang tidak hanya dengan perbuatan tapi juga dengan ikhtiar dan doa. Salah satunya yang dilakukanya dengan menggelar tolak bala melalui cukur gundul.

Selain itu, tindakan dan perbuatan yang dilakukanya meliputi melalui penyemprotan disinfektan hingga pembagian vitamin C.

Rudy mengatakan tujuan utama tolak bala tersebut untuk mewujudkan masyarakat solo bisa bebas dari wabah virus corona.

“Tujuan utama semua perbuatan itu adalah bagaimana mewujudkan masyarakat Solo ini terbebas dari virus corona dan masyarakat Solo sehat semua,” kata dia kepada wartawan di Loji Gandrung, Solo, Rabu, 25 Maret 2020.

Ritual cukur gundul kata Rudy ini memang mendadak dan spontan. Lantas, dirinya pun langsung menghubungi wali kota dan para kepala dinas untuk ikut cukur gundul bersama di Loji Gandrung.

“Ini ada kepala dinas, kepala bagian, kepala badan dan camat tapi kecuali ibu-ibu lho yang ikut cukur gundul,” ujarnya.

Ritual cukur gundul dipilih Rudy karena menurutnya memiliki simbol untuk membersihkan segala sesuatu, karena rambut itu penuh dengan kotoran.

“Kalau digundul kan dibersihkanya lebih mudah dan lain sebagainya,” Ujar Rudy.