Rusia Daftarkan Obat Covid-19 Kedua Usai Vaksin Pertama Dinyatakan Sukses

Ilustrasi Foto : Shutterstock

 

Di tengah banyaknya negara yang sedang berlomba-lomba melakukan uji klinis vaksin Covid-19, Rusia kembali mendaftarkan dua obat Remdevisir yang telah disetujui beberapa negara. Diketahui, langkah ini dilakukan Rusia setelah vaksin Covid-19 pertamanya dinyatakan berhasil.

 

Seperti dikutip dari laman dream.co.id, Jumat (16/10/2020), obat Remdesivir sendiri, sebelumnya diketahui telah didaftarkan oleh Kementerian Kesehatan Rusia. Bahkan, beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, India, Israel, Republik Korea, dan Inggris, juga telah menyetujui penggunaan Remdesivir untuk pengobatan pasien virus Covid-19.

 

“Kementerian Kesehatan Rusia telah mendaftarkan dua obat antivirus Remdesivir untuk pengobatan infeksi virus corona baru (Covid-19), sertifikat pendaftaran untuk obat-obatan domestik dan impor dikeluarkan pada Rabu,” tulis pernyataan tersebut.

 

Diberitakan sebelumnya, bahwa State Scientific Center of Virology and Biotechnology (Vector) telah memproduksi vaksin Covid-19 atau disebut ” EpiVacCorona”. Vaksin ini dikatakan menjadi vaksin Covid-19 kedua yang didaftarkan di Rusia.

 

Sebagai informasi, tercatat ada tambahan 14.231 kasus positif Covid-19 di Rusia hingga 14 Oktober. Sehingga jumlah total sejak awal pandemi telah mencapai 1.340.409 kasus.