Heboh, Perawat di China Ini Dihukum Mati Gegara Bunuh dan Masak Dokter Yang Memaksanya Berhubungan Seks

Perawat Li Fengping Jalani Sidang di Pengadilan Menengah Rakyat Yulin, China. Foto : Yulin Intermediate Peoples Court/Newsflash via The Sun

 

Usai terbukti membunuh dan memasak dokter yang memeras dan memaksa dirinya untuk berhubungan seks, seorang perawat di China bernama Li Fengping terpaksa dihukum mati. Diketahui, tenaga medis di bangsal darurat ini berusaha membuang potongan jenazah korbannya ke toilet saat polisi menemukannya.

 

Seperti dilansir dari laman The Sun, Kamis (5/11/2020), Li disebut berusaha membuang bukti kejahatannya di apartemennya di belakang Rumah Sakit Rakyat Yulin, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, selatan China. Selain itu, penegak hukum juga melaporkan adanya temuan sebagian potongan jenazah si dokter yang sudah dimasak oleh perawat berusia 25 tahun itu.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, media setempat melaporkan bahwa kasus ini berawal ketika Li terlibat relasi seksual dengan wakil kepala ortopaedi, yang diidentifikasi bernama Dr Luo Yuanjian. Karena kegemarannya berjudi, Li kemudian berutang kepada Luo. Hingga akhirnya dia dipaksa untuk berhubungan seks dengan korban.

 

Tampak dalam gambar yang diunggah salah satu tetangga Li, paramedis itu tengah membawa brankar yang diduga berisi potongan mayat Dr Luo. Lantaran merasa dendam karena terus diperas dan dipaksa Luo untuk berhubungan seks, akhirnya Li nekat membunuh dan memasak si dokter.

 

Menurut berita harian nasional “Negeri Panda” Sohu melaporkan, bahwa Li dihukum mati setelah terbukti melakukan pembunuhan disengaja terhadap Luo. Bahkan, Li juga diperintahkan untuk membayar ganti rugi kepada keluarga korban sebesar 11.349 poundsterling (Rp 214,3 juta). Kendati demikian, pengadilan belum memutuskan kapan Li bakal menjalani hukuman mati.