Ancaman Hukuman Berat Kim Jong-Un Bagi Warga Korut Yang Sia-Siakan Makanan

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Foto : World Of Buzz

 

Baru-baru ini, Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-Un memberi aturan baru dengan mengancam akan menghukum berat warganya yang kedapat menyia-nyiakan makanan. Aturan ini diberlakukan, mengingat kondisi negaranya yang tengah berjuang menghadapi berbagai situasi sulit. Yakni mulai dari pandemi Covid-19, sanksi ekonomi, hingga bencana angin topan.

 

Seperti dikutip dari laman dream.co.id, Minggu (15/11/2020), sebanyak tiga angin topan yang terjadi pada Agustus dan September lalu, dilaporkan telah menghancurkan lahan pertanian di Korut. Hal ini terjadi seiring dengan adanya dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang sangat besar.

 

“Pada awal bulan ini, Komite Sentral memerintahkan warga untuk berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan krisis pangan tahun ini sebagai bagian dari perjuangan hemat pangan,” ungkap salah satu sumber yang tidak disebutkan namanya.  

 

Diungkapkan olehnya, bahwa pihak berwenang Korut akan memberikan tindakan keras dan hukuman bagi setiap tindakan terkait dengan limbah makanan. Diketahui bahwa sejak bulan Januari lalu, semua kegiatan perdagangan dengan dunia luar dihentikan akibat pandemi Covid-19. Adapun peristiwa itu bertepatan dengan perayaan Tahun Baru di Korea Utara. Yang mana seharusnya makanan dapat berlimpah ruah di meja makan, namun kondisi ini justru berbalik.

 

Beberapa harga makanan seperti biji-bijian bahkan dikatakan melonjak tajam. Untuk mengatasi hal tersebut, Kim Jong-Un pun menyarankan untuk lebih banyak menyajikan buah dan sayur di meja makan keluarga. Sedangkan untuk para tamu disajikan mie dengan kue beras.

 

Diperkirakan dampak kelaparan yang semakin meluas di Korea Utara telah mempengaruhi jutaan orang. Bahkan sejauh ini, berbagai upaya pun tengah dilakukan untuk memperbaiki kondisi ekonomi di Korea Utara.