Vaksin Covid-19 Pfizer Cari Persetujuan FDA Lebih Awal di AS

Ilustrasi Vaksin Covid-19. Foto : AFP

 

Terkait vaksin virus Covid-19, raksasa biotek Amerika Serikat (AS), Pfizer dan mitra asal Jerman, BioNTech dikabarkan akan meminta persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) lebih awal.

 

Seperti dikutip dari laman AFP, Minggu (22/11/2020), langkah ini diambil untuk menghadapi lonjakan infeksi dan kekhawatiran dampak terhadap negara dan ekonomi global seperti awal tahun ini. Bahkan, FDA mengatakan bahwa komite vaksin akan bertemu dengan Pfizer pada 10 Desember mendatang. Yakni untuk membahas mengenai permintaan otorisasi penggunaan darurat.

 

“FDA mengakui bahwa transparansi dan dialog sangat penting bagi publik agar percaya pada vaksin Covid-19. Saya ingin meyakinkan rakyat Amerika bahwa proses FDA dan evaluasi data untuk potensi vaksin Covid-19 akan seterbuka dan setransparan mungkin,” kata kepala organisasi tersebut, Stephen Hahn dalam sebuah pernyataan.

 

Meski demikian, Hahn tidak bisa memprediksi mengenai berapa lama peninjauan tersebut akan berlangsung. Walaupun pemerintah federal sebelumnya telah mengatakan izin kemungkinan akan diluncurkan pada Desember. Bahkan, Kepala eksekutif Pfizer, Albert Bourla juga menyebut bahwa pengajuan tersebut dilakukan sebagai “tonggak penting dalam perjalanan kami untuk mengirimkan vaksin Covid-19 ke dunia.”

 

Sebagai informasi, tembakan BioNTech / Pfizer dan satu lagi yang sedang dikembangkan oleh perusahaan AS Moderna juga diketahui telah memimpin dalam pengejaran global untuk vaksin. Bahkan, Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen juga mengatakan bahwa blok Eropa sempat menjanjikan memberi persetujuan keduanya sebelum akhir tahun.