India-China Tarik Pasukan dari Himalaya Usai Ketegangan Mereda

Ilustrasi Foto : AFP

Belakangan ini, India dan China dikabarkan telah menarik pasukannya dari daerah perbatasan di dekat Himalaya, Ladakh yang selama ini menjadi sengketa. Adapun pejabat kedua negara turut membenarkan jika pasukan telah ditarik di daerah tersebut seiring dengan meredanya ketegangan selama berbulan-bulan.

Dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (12/2/2021), adanya iring-iringan pasukan juga terlihat mulai meninggalkan perbatasan pada Rabu (10/2). Yakni dari sisi selatan dan utara Danau Pangong di negara bagian Ladakh. Menurut Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh kepada Parlemen mengatakan bahwa kedua negara sepakat untuk menarik pasukan dan melakukan pengamanan yang terkoordinasi di daerah perbatasan.

 

“Dan pembicaraan kami yang berkelanjutan dengan China telah menghasilkan kesepakatan tentang pelepasan hubungan di tepi utara dan selatan danau Pangong,” katanya.

Di pihak lain, Kementerian Pertahanan China dalam keterangannya juga mengatakan bahwa kedua pihak telah mulai menarik pasuk yang disinkronkan dan terorganisir.

Seperti diketahui, bahwa ketegangan antara China dan India pertama kali terjadi pada 1962. Terhitung sejak saat itu, kedua pihak kerap terlibat bentrokan hingga puncaknya terjadi pada 15 Juni 2002. Yakni yang menewaskan 20 tentara India. Dan tidak ada rincian korban dari pihak China.

Selain itu, kedua pihak juga beberapa kali melakukan serangkaian upaya untuk meredakan ketegangan. Namun, permasalahan tak kunjung terselesaikan. Hal ini terlihat pada ketegangan yang kembali pecah pada 15 Juni lalu. Yakni ketika 20 tentara India tewas dalam sebuah bentrokan dengan pasukan China. Bahkan, kedua pihak saling klaim pasukan satu sama lain melewati daerah perbatasan.

Sehingga, sejak saat itu ketegangan antara kedua negara meningkat. Bahkan, puluhan tentara dan perlengkapan perang juga ditempatkan di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) yang menjadi daerah perebutan.

Dimana, LAC turut memisahkan daerah China dan India yang membentang dari Ladakh di area barat negara bagian Arunachal Pradesh di India Timur. Sedangkan India mengklaim dataran tinggi Aksai China yang dikuasai China sebagai bagian dari wilayah Ladakh.

Kemudian, pada September lalu, India dan China saling tuding pengerahan pasukan ke daerah perbatasan. Ketegangan berlanjut hingga aksi pemblokiran aplikasi seluler buatan China oleh pemerintah India.