Mengerikan, Inilah Ramalan Bill Gates Soal Kondisi Dunia di Masa Depan Usai Pandemi Covid-19

Pendiri Microsoft, Bill Gates. Foto : Getty Images

 

Belakangan ini, pendiri Microsoft, Bill Gates kembali membuat prediksi tentang kondisi dunia di masa depan. Usai sebelumnya sempat memprediksi tentang pandemi Covid-19, kini dia memperingatkan ancaman berikutnya adalah bioterorisme dan perubahan iklim.

 

Seperti dikutip dari laman detik.com, Sabtu (13/2/2021), pernyataan Bill Gates tersebut dilontarkan di akun Youtube Derek Muller Veritasium minggu lalu. Dimana, kala itu dia ditanya tentang masalah kemanusiaan selanjutnya.

 

“Salah satunya adalah perubahan iklim. Setiap tahun itu akan menjadi jumlah kematian yang lebih besar daripada yang kita alami dalam pandemi ini,” katanya.

 

Bill Gates mengatakan bahwa perubahan iklim adalah masalah yang harus segera diatasi. Apabila tidak diatasi, maka masalah perubahan iklim juga akan terus memakan korban kematian yang menurutnya lebih besar dari pandemi saat ini.

 

Kemudian, hal kedua yang menurutnya akan menjadi masalah yang lebih besar dari pandemi adalah bioterorisme. Dimana, kejahatan yang dilakukan oleh oknum dengan merekayasa sebuah virus.

 

“Dan juga terkait dengan pandemi adalah sesuatu yang tidak suka dibicarakan banyak orang, yaitu bioterorisme. Bahwa seseorang yang ingin menyebabkan kerusakan dapat merekayasa virus. Dampaknya lebih dari sekadar epidemi yang disebabkan secara alami seperti yang terjadi saat ini,” ucapnya.

 

Sebelumnya, Bill Gates juga pernah meramal perubahan kebiasaan masyarakat pasca pandemi. Diketahui, dia punya ramalan tersendiri terkait masa depan kehidupan saat berakhirnya pandemi Covid-19 nanti.

 

Adapun ramalan pertama, yakni perjalanan bisnis berkurang 50%. Menurut Bill Gates, pandemi Covid-19 bakal mengubah cara orang bepergian dan melakukan bisnis. Dan bahkan, setelah pandemi ini berakhir nantinya.

 

“Prediksi saya 50% perjalanan bisnis dan lebih dari 30% jam kerja di kantor akan berkurang (pasca Covid-19),” ujar Gates dalam acara The New York Times Dealbook Conference.

 

Selain itu, Bill Gates juga memprediksi bekerja dari rumah atau WFH bisa menjadi permanen. Dikarenakan, bekerja dari rumah kini menjadi sangat memungkinkan ketimbang sebelum adanya pandemi. Beberapa perusahaan bahkan ada kemungkinan bakal menjadi lebih ekstrem dalam mengurangi pertemuan tatap mukanya ketimbang perusahaan lainnya.

 

Kemudian, untuk ramalan ketiga Bill Gates, yakni kehidupan normal baru terjadi di 2022. Adapun berdasarkan prediksinya, kehidupan akan mendekati normal pada akhir tahun 2021 mendatang. Meski demikian, itu pun baru terjadi khusus di negara-negara kaya terlebih dahulu pun ada syaratnya.

 

Dalam hal ini, syarat yang dimaksud Bill Gates adalah terkait vaksin Covid-19. Apakah terbukti manjur atau tidak, siap dalam waktu cepat atau tidak dan dapat didistribusikan secara luas atau terbatas. Pasalnya, butuh waktu lama agar virus Covid-19 benar-benar tereliminasi dan tidak menular lagi.

 

“Untuk eliminasi (virus Covid-19) di mana tidak ada lagi penularan, akan membutuhkan dua atau tiga tahun. Tetapi di negara-negara kaya, jika pada bulan pertama tahun depan sudah ada vaksin dan cukup efektif dalam menghentikan penularan, maka pada akhir tahun (2021) kehidupan akan menjadi cukup dekat ke normal, itu adalah skenario terbaik,” cetusnya.

 

Di sisi lain, Bill Gates mengakui bahwa sejauh ini, belum diketahui apakah vaksin Covid-19 akan berhasil atau tidak. Meskipun banyak prediksi yang menyebut vaksin sudah dapat diberikan di awal tahun 2021. Sama halnya terkait adanya kapasitas produksinya. Yang mana, harus jelas menghasilkan kuantitas sangat besar agar hasilnya maksimal.