Wakil Jubir Gedung Putih Dinonaktifkan Gegara Ancam Wartawan

Ilustrasi Foto : AP

 

Lantaran ketahuan mengancam seorang wartawan, seorang staf Gedung Putih di bawah pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, dijatuhi sanksi penonaktifan selama sepekan. Diketahui, staf Gedung Putih itu disebut mengancam akan ‘menghancurkan’ wartawan yang bertanya soal kehidupan pribadinya.

 

Dilansir dari laman AFP, Sabtu (13/2/2021), TJ Ducklo yang menjabat sebagai wakil juru bicara atau deputi Sekretaris Pers Gedung Putih tersebut dinonaktifkan dari tugasnya selama seminggu ke depan tanpa gaji. Adapun sanksi itu diumumkan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, pada Jumat (12/2/2021) kemarin waktu setempat.

 

Berdasarkan laporan majalah terkemuka Vanity Fair, Ducklo diketahui melontarkan ancaman itu via telepon kepada wartawan Politico, Tara Palmeri. Dimana, ancaman itu dia lontaran setelah Palmeri bertanya soal hubungan asmaranya yang berusia beberapa bulan dengan wartawan Axios, Alexi McCammond. Diketahui, Axios sendiri merupakan rival Politico.

 

“Saya akan menghancurkan Anda,” ucap Ducklo kepada Palmeri dalam panggilan telepon sesaat setelah pelantikan Biden pada 20 Januari lalu.

 

Sementara itu, laporan Vanity Fair juga melaporkan bahwa Ducklo turut melontarkan ‘komentar menghina dan bernada misoginis’ kepada Palmeri dan menyebutnya ‘cemburu’.

 

“TJ Ducklo telah meminta maaf kepada reporter tersebut, yang melakukan percakapan memanas soal kehidupan pribadinya. Dia yang pertama mengakui ini bukan standar perilaku yang ditetapkan Presiden tutur Psaki dalam pernyataan via Twitter.

 

Diketahui, Ducklo menjadi Sekretaris Pers Nasional untuk kampanye pilpres Biden tahun 2020 lalu. Adapun Politico Playbook, buletin tips dan gosip politik di Washington DC yang dilaporkan Palmeri, menulis pekan ini bahwa McCammond mengumumkan pada November tahun lalu soal dirinya berkencan dengan Ducklo.

 

Bahkan, sehari setelah dilantik menjadi Presiden AS, Biden memperingatkan para staf dan penasihatnya di Gedung Putih agar tidak memperlakukan orang lain dengan buruk.

 

“Saya tidak bercanda ketika saya mengatakan ini: jika Anda pernah bekerja dengan saya dan saya mendengar Anda memperlakukan rekan kerja lainnya tidak dengan hormat, merendahkan orang lain, saya akan segera memecat Anda,” ucap Biden.