Joe Biden Berusaha Yakinkan Warga AS Terkait Keamanan Vaksin Covid-19 Pfizer

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. Foto : AP

 

Pada Jumat (19/2/2021) waktu setempat, Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden berkunjung ke pabrik Pfzier untuk meyakinkan orang Amerika bahwa suntikan vaksin itu aman. Dia bahkan berupaya meyakinkan kepada warga AS bahwa suntikan vaksin Covid-19 Pfizer itu aman dan berperan penting dalam mengalahkan pandemi.

 

Dikutip dari laman kompas.com, Sabtu (20/2/2021), Biden yang telah memfokuskan diri melawan Covid-19 dalam tugas utamanya sejak menjabat sebagai presiden, turut mencoba meyakinkan kepada orang Amerika yang skeptis tentang vaksin dan obat-obatan.

 

Untuk vaksinnya aman. Sehingga mohon untuk diri Anda sendiri, keluarga Anda, komunitas Anda, negara ini, suntik vaksinlah saat giliran Anda dan tersedia. Begitulah cara kita mengatasi pandemi ini,” ungkap Biden.

 

Selain itu, Biden juga mengatakan bahwa perusahaan yang membuat vaksin telah teliti. Bahkan, mereka telah menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pemeriksaan keamanan akan vaksin. 

 

Dan jika ada satu pesan yang dapat diestafet ke semua orang di negara ini, maka pesan itu adalah ‘vaksin itu aman’,” imbuh Biden.

 

Biden menganggap bahwa program vaksinasi agar sampai ke orang-orang sama rumitnya dengan pembuatan vaksin itu sendiri.

 

Memang tidak pernah ada tantangan logistik yang sama konsekuensinya seperti yang kami coba lakukan. Akan tetapi kami sedang menyelesaikannya,” kata Biden.

 

Biden mengungkapkan bahwa targetnya untuk memberikan satu juta suntikan sehari dengan total 100 juta dalam 100 hari pertama masa kepresidenannya telah berada di jalur yang mudah dilampaui. Yakni dengan rata-rata saat ini 1,7 juta vaksin sehari.

 

Adapun dengan jumlah korban tewas yang akan segera melampaui 500.000 di AS, Biden mengatakan dia tidak ingin memberikan prediksi kapan pastinya krisis Covid-19 akan diatasi. Meski demikian, dia mengatakan bahwa 600 juta dosis, yang diperkirakan cukup untuk memvaksinasi sebagian besar warga negara diharapkan siap pada akhir Juli.

 

Tentu saya yakin akhir tahun ini kita akan mendekati keadaan normal. Dan jika Tuhan berkehendak, Natal kali ini akan berbeda dengan yang terakhir. Tetapi saya tidak bisa membuat memastikan itu,” ujar Biden.