Cek Fakta Saudi Beri Izin Umrah Untuk Jamaah yang Sudah Divaksin Covid-19

Ilustrasi Foto : AFP

 

Pada Senin (5/4/2021) kemarin, pemerintah Arab Saudi diketahui telah memberikan izin umrah mulai awal Ramadhan. Adapun hal ini dikhususkan bagi jemaah yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

 

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (6/4/2021), Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan dalam pernyataannya bahwa ada tiga jenis orang yang dianggap sudah “imun”. Ketiganya yakni mereka yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19; mendapatkan sebuah dosis vaksin setidaknya 14 hari sebelum umrah; dan mereka yang telah sembuh dari Covid-19.

 

Sehingga, dalam ibadah umrah ini hanya ketiga jenis jemaah tersebut yang akan mendapatkan izin. Termasuk hadir dan beribadah di Masjidil Haram Makkah. Adapun persyaratan itu juga berlaku untuk jemaah yang ingin memasuki wilayah Masid Nabawi di Madinah.

 

Sementara itu, Kementerian mengatakan bahwa kebijakan tersebut akan dimulai pada Ramadhan, yang diprediksi dimulai pekan depan. Meski demikian, belum diketahui kebijakan itu akan diberlakukan sampai kapan. Bahkan, belum diketahui secara jelas mengenai apakah kebijakan yang muncul di tengah peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut akan diperpanjang hingga musim haji tahun ini.

 

Diketahui pada Juli 2020 lalu, Arab Saudi menggelar ibadah haji terbatas dan menjadi kegiatan haji dengan jumlah terkecil dalam sejarah dunia modern karena pandemi Covid-19. Adapun kala itu, hanya 10 ribu muslim warga Arab Saudi yang diizinkan untuk berhaji. Bila dibandingkan haji pada kondisi biasanya yang mampu melibatkan hingga 2,5 juta muslim dari seluruh dunia, jumlah itu amat sedikit.

 

Di sisi lain, kebijakan kuota untuk haji tahun ini juga belum dipastikan oleh Pemerintah Arab Saudi. Namun, menurut laporan media pro-pemerintah Okaz, hanya jemaah yang sudah mendapatkan vaksin yang mungkin diizinkan berhaji pada tahun ini. Adapun pada Oktober 2020 lalu, pemerintah Arab Saudi juga telah membuka Masjidil Haram untuk jemaah untuk pertama kalinya usai tujuh bulan ditutup karena pandemi.

 

Namun, pembukaan itu juga sebagai langkah relaksasi pembatasan akibat pandemi dan memungkinkan sebagian pihak melaksanakan umrah. Bahkan, kegiatan umrah biasanya menarik jutaan muslim dari seluruh dunia setiap tahunnya. Sementara pihak pemerintah setempat menyebut umrah akan kembali diberlakukan ke kapasitas penuh begitu ancaman pandemi mereda.