Parah, Wanita Ini Nekat Nyamar Jadi Perawat Demi Jual Vaksin Covid-19 Palsu

Ilustrasi Foto : Getty Images

 

Lantaran memberikan vaksin Covid-19 palsu ke perusahaan dan menghasilkan keuntungan hingga Rp 80 juta, salah seorang wanita yang menyamar menjadi perawat di Brasil terancam belasan tahun penjara.

 

Seperti dikutip dari laman The Sun, Kamis (8/4/2021), perawat yang diketahui bernama Claudia Monica Pinheiro Torres tersebut dituduh menyamar sebagai perawat. Parahnya, dia diketahui memberikan suntikan vaksin Covid-19 palsu kepada pengusaha seharga Rp 1,5 juta per suntikan di Belo Horizonte, Brasil.

 

Menurut keterangan polisi Federal, perawat palsu tersebut diyakini telah memberikan suntikan vaksin Covid-19 palsu kepada setidaknya pada 57 orang bulan lalu.

 

Diketahui, wanita yang berprofesi sebagai pengasuh lansia ini awalnya berpura-pura menjadi perawat. Padahal, perempuan ini tidak memiliki catatan mengenai dirinya di Dewan Keperawatan Daerah Minas Gerais.

 

Tampak dalam rekaman CCTV menunjukkan bahwa dalam melakukan aksinya, Torres mengenakan baju perawat dan memasuki sebuah rumah mewah pada 17 Maret lalu. Diyakini, aksi tersebut dilakukannya ketika memberikan saline alih-alih vaksin kepada pengusaha kaya.

 

Sementara itu, outlet media setempat melaporkan bahwa ada catatan jika Torres sempat memasuki properti di lingkungan Gutierrez, di wilayah barat ibu kota pada 5 dan 22 Maret lalu. Tak hanya mengunjungi rumah-rumah mewah, dia juga disebutkan telah memberikan suntikan vaksin kepada 40 orang lainnya di garasi bus perusahaan.

 

Dalam aksinya tersebut, wanita tersebut pun dituduh memalsukan, merusak, atau mengubah produk yang dimaksudkan untuk tujuan terapeutik atau pengobatan. Pada awal pekan ini, menurut laporan yang dilihat oleh TV Globo menegaskan bahwa cairan yang ditemukan di rumah wanita itu sebenarnya adalah garam, bukan vaksin.