Akun Diblokir Facebook, Donald Trump Beri Kecaman Hingga Isyaratkan Bakal Kembali ke Gedung Putih

Donald Trump. Foto : dok. BBC World

Rancah.com – Tak terima lantaran pihak Facebook membokir akunnya selama dua tahun, mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memberi kecaman hingga  memberi isyarat bahwa dirinya akan kembali ke Gedung Putih.

Dilansir dari laman AFP, Sabtu (5/6/2021), Trump dalam pernyataan singkatnya menyebut bahwa pemblokiran akun Facebook-nya itu sebagai ‘penghinaan’ terhadap warga AS yang memilih dirinya dalam pilpres 2020 lalu. Dia bahkan kembali melontarkan klaim palsu bahwa pilpres November 2020 telah dicuri darinya.

“Putusan Facebook merupakan penghinaan terhadap 75 juta orang yang mencetak rekor, ditambah banyak orang lainnya, yang memilih kami dalam Pemilihan Presiden yang dicurangi tahun 2020. Mereka tidak seharusnya dibiarkan lolos dari penyensoran dan pembungkaman ini, dan pada akhirnya, kita akan menang. Negara kita tidak bisa menerima pelecehan ini lagi!” ucap Trump dalam pernyataannya.

Seperti diketahui bahwa akun Trump diblokir dari Facebook sejak Januari tahun lalu. Yakni bertepatan saat pihak Facebook menuduh Trump menghasut kerusuhan saat pendukungnya menyerbu Gedung Capitol. Sementara terkait kerusuhan itu, Trump telah dimakzulkan DPR AS namun pemakzulan akhirnya dibatalkan Senat AS yang didominasi Partai Republik.

Di sisi lain, media sosial lainnya seperti Twitter juga turut memblokir Trump. Akan tetapi, pemblokiran Facebook selama dua tahun untuk Trump berarti miliarder ternama ini masih bisa kembali menggunakan platform media sosial itu pada Januari 2023, yang akan menjadi masa-masa awal menjelang pilpres 2024.

Dalam hal ini, Trump diketahui sudah berulang kali mengindikasikan prospek pencapresan dirinya untuk kembali ke Gedung Putih. Bahkan dalam pernyataan terbaru pada Jumat (4/6/2021) waktu setempat, Trump secara langsung menggambarkan dirinya kembali ke kantor kepresidenan AS itu. Dimana, hal ini merupakan salah satu isyarat paling jelas dalam ambisi Trump kembali berkuasa.

“Lain kali saya di Gedung Putih, tidak akan ada lagi makan malam, atas permintaannya, dengan Mark Zuckerberg dan istrinya. Semuanya akan menjadi bisnis!” sebut Trump merujuk pada CEO Facebook.