Pesawat Airbus Pakistan Airlines Jatuh Bawa 100 Lebih Penumpang, 80 Jasad Ditemukan

Lokasi jatuhnya pesawat Pakistan, di Karachi. (AP/Fareed Khan)

Rancah.com – Sebuah kecelakaan pesawat penumpang terjadi di Pakistan, yang membawa lebih dari 100 orang.

Dilansir dari AFP otoritas penerbangan Pakistan mengatakan, pesawat itu jatuh di kota Karachi pada Jumat (22/5/2020).

Gambar yang ditayangkan di tv nasional Pakistan menunjukkan, penerbangan Pakistan International Airlines ( PIA) jatuh di area permukiman. Asap hitam tebal mengepul dari lokasi jatuhnya pesawat.

” Pesawat itu jatuh di Karachi. Kami berusaha mengonfirmasi jumlah penumpang, awalnya 99 penumpang dan 8 awak,” kata Abdul Sattar Khokhar, juru bicara otoritas penerbangan Pakistan, seraya menambahkan bahwa penerbangan itu berangkat dari Lahore.

Khokhar menambahkan, pesawat tersebut berjenis Airbus A320 dan sedang dalam perjalanan ke Karachi.

Militer Pakistan kemudian menulis tweet bahwa pasukan keamanan telah dikerahkan ke lokasi kejadian, dan helikopter digunakan untuk mensurvei kerusakan serta membantu operasi penyelamatan.

Kecelakaan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Pakistan mengizinkan penerbangan komersial dilanjutkan lagi, setelah ditangguhkan selama lockdown virus corona.

Pakistan memiliki catatan keselamatan penerbangan militer dan sipil yang tergolong buruk, dengan seringnya terjadi kecelakaan pesawat dan helikopter selama bertahun-tahun.

Pada 2016, sebuah pesawat Pakistan International Airlines terbakar setelah salah satu dari dua mesin turbopropnya malfungsi saat terbang dari utara ke Islamabad.

Insiden ini menewaskan lebih dari 40 orang.

PIA, salah satu maskapai terkemuka di dunia hingga tahun 1970-an, sekarang reputasinya menurun karena seringnya pembatalan, keterlambatan, dan masalah keuangan.

Maskapai ini juga telah terlibat berbagai kontroversi selama bertahun-tahun, termasuk memenjarakan seorang pilot mabuk di Inggris pada 2013.

Kecelakaan ini terjadi ketika warga Pakistan bersiap merayakan akhir Ramadhan dan menyambut Idul Fitri.

Banyak penduduk Pakistan yang melakukan perjalanan kembali ke rumah mereka di kota dan desa.