Polisi Grebek Pabrik Smartphone Ilegal, 16 Ribu HP Ilegal Senilai Rp12 Miliar Di Sita

Rancah.com – Unit V Krimsus Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap sebuah pabrik ilegal yang memproduksi smartphone. Dari penggerebekan itu, diamankan barang bukti 16 ribu smartphone senilai Rp12 miliar.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, selain mengamankan barang bukti pihaknya juga menetapkan Nicky Gunawan sebagai tersangka.

Dari informasi yang dhimpun, pabrik smartphone ilegal tersebut berlokasi di Ruko Toho Blok N, Kelurahan Kamal, Penjaringan, Jakarta Utara. Diperkirakan, pabrik ini sudah beroperasi sejak 2017.

Penggerebekan sendiri, sebetulnya dilakukan pada Kamis (28/11). Saat dilakukan penggerebekan, terdapat sedikitnya 29 karyawan pabrik yang tengah melakukan perakitan handphone.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan benar diketemukan bahwa di tempat tersebut ada kegiatan memproduksi dan merakit handphone yang tidak memiliki izin postel (dokumen wajib perusahaan distributor atau produsen alat telekomunikasi),” kata Wirdhanto, dalam keterangannya, Senin (2/12/2019).

Dari hasil penyelidikan, dapat disimpulkan bahwa pabrik ilegal ini mengimpor aksesoris dari Tiongkok. Kemudian melakukan perakitan di pabrik tersebut.




Loading...