Heboh Insiden Kecelakaan Mobil di Tanah Abang

Kondisi Mobil Nissan March Dalam Kecelakaan di Tanah Abang. Foto : dok.istimewa

 

Insiden kecelakaan sebuah mobil Nissan March di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat terjadi pada Senin (14/9/2020) sekitar pukul 17.30 WIB. Diduga, kecelakaan tersebut bermula ketika mobil melaju dari arah timur di Jalan Layang Karet dan akhirnya menyeruduk tiga orang dan 4 motor.

 

“Sesampainya di turunan Layang Karet depan Warung Padang, hilang kendali hingga menabrak pejalan kaki, gerobak dan beberapa motor yang sedang parkir di pinggir jalan tersebut,” jelas Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat, Kompol Lilik Sumardji dalam keterangan, seperti dikutip dari laman detik.com, Selasa (15/9/2020).

 

Penyebab kecelakaan tersebut, diungkapkan Lilik Sumardji lantaran sang pengemudi Nissan March diduga kurang konsentrasi saat berkendara.

 

“Pengemudi kendaraan Nissan March B-1088-PVJ kurang hati-hati dan konsentrasi dalam berkendara,” kata Lilik.

 

Akibatnya, mobil tersebut menabrak 3 korban, hingga beberapa motor yang terparkir di pinggir jalan tersebut. Dalam insiden tersebut, polisi menyebut ada 4 motor yang diseruduk pengemudi saat itu.

 

Adapun dalam kecelakaan ini mengakibatkan tiga orang terluka. Dimana, ketiga korban di antaranya yakni Agung Sutrisno (28) seorang pejalan kaki, pedagang ketoprak bernama Abdul Kodir dan tukang parkir bernama Faisal Yusuf (46).

 

“Ketiga korban dirawat di RS AL Mintoharjo,” katanya.

 

Tak hanya itu, polisi juga mencatat ada 4 unit motor yang ikut diseruduk mobil tersebut. Yang mana, sebelumnya sedang diparkir di dekat warung makan. Insiden ini membuat gerobak ketoprak hancur hingga barang-barang berserakan di pinggir jalan. Sementara roda gerobak terlepas di jalanan.

 

Bahkan, salah seorang korban terlihat tergeletak di dekat gerobak. Sedangkan satu korban lainnya tergeletak di depan warung makan Padang. Sementara itu, mobil Nissan March mengalami kerusakan di bagian bumper depan. Mendapati laporan tersebut, pihak kepolisian telah meminta keterangan dan menyita barang bukti berupa STNK dan kendaraan dari pengemudi.