Pengakuan Mengejutkan Dari Pelaku Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Pelaku Penusukan Syeikh Ali Jaber, Alpin Andrian. Foto : Tangkapan Layar Instagram

 

Seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Alpin Andrian, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kota Bandar dalam kasus penusukan pendakwah Syekh Ali Jaber. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Alpin mengaku melakukan penusukan tersebut secara spontan.

 

“Kalau dari hasil pemeriksaan dia, spontan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Komisaris Rezky Maulana, seperti dikutip dari laman dream.co.id, Selasa (15/9/2020).

 

Rezky mengungkapkan, bahwa Alpin juga mengaku berhalunisasi sempat didatangi Syekh Ali Jaber setahun lalu. Dan semenjak saat itulah, dia kerap mengikuti ceramah dai tersebut lewat sebuah kanal YouTube.

 

“Begitu mendengar dari masjid ada yang mendengar Syekh Ali Jaber, nah tidak lama dari situ dia ke dapur untuk mengambil pisau menuju ke tempat itu, jadi secara spontan pada saat itu,” kata Rezky.

 

Kendati demikian, keterangan dari Alpin belum bisa sepenuhnya dipercaya. Hal ini membuat pihak kepolisian terus melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

 

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber dikabarkan menjadi korban penusukan dalam pengajian pada Minggu (13/9/2020) pagi. Saat itu, pendakwah tersebut diserang Alpin ketika dirinya tengah berada di atas panggung.

 

Dalam insiden penusukan tersebut, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa. Beruntung, polisi segera mengamankan pelaku dan menjalankan pemeriksaan secara maraton hingga menetapkan tersangka. Atas tindakannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan Berat.