Sempat Beringas, Massa Robohkan Gerbang Gedung DPRD Jateng

Rancah.com – Massa demo aksi tolak Undang-Undang Cipta Kerja di Jawa Tengah memaksa masuk ke gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah, setelah sebelumnya para massa meminta untuk bertemu dengan para DPR dari semua partai politik namun tidak terwujud, sementara para pendemo dijaga polisi dan dilarang masuk ke ke lokasi gedung DPRD.

Akhirnya, sebanyak seribun orang massa yang tergabung dari kalangan buruh hingga mahasiswa memaksa masuk dan akhirnya menjebol gerbang gedung DPRD Jawa Tengah.

Aksi sempat di warnai kericuhan, anarkis pun sempat menggelora hingga menyebabkan satu orang personel Resmob POlrestabes Semarang mengalami luka dikakinya dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Setelah gerbang gedung DPRD roboh dan massa mulai memasuki area gedung, sebanyak ratusan anggota polisi langsung datang dengan formasi barisan dan menghalau massa agar tidak memasuki gedung dewan.

Sesuai permintaan massa yang ingin bertemu DPR sebenarnya sudah di temui oleh seorang anggota DPRD komisi C Jateng yang merupakan kader partai Demokrat Bambang Eko Purnomo namun massa tetap tidak puas karena mereka ingin bertemu dengan semua anggota DPRD dari semua partai Politik.

Massa terus berorasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja,sembari berusaha memasuki gedung DPRD Jateng. Mereka mengaku kecewa karena UU Cipta Kerja yang dinilai merugikan kalangan pekerja disahkan tanpa mendengarkan aspirasi rakyat sehingga harus segera dibatalkan. Hingga pukul 13.00 WIB, aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jateng masih berlangsung dengan pengaman ketat dari kepolisian.