Akan Ikut Demo, Pemuda Berbaju FPI Ini Terciduk Bawa Ketapel Di Dalam Tas

Rancah.com –  Polisi mengamankan seorang anak muda ketika ia hendak berangkat dalam aksi Unjuk Rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Cukup mengejutkan, Polisi menemukan sebuah Ketapel di dalam tas Pemuda yang mengenakan kaos bertuliskan FPI Itu.

Seperti dilansir rancah.com dari laman Detik.com, pemuda berkaos FPI itu terlihat diamankan di pos polisi, nampak Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana sedang menginterogasi anak muda itu.

Kamu bawa apa ke sini? Untuk apa bawa ini (katapel)?” kata Nana kepada pemuda yang diamankan.

Setelah menemukan sebuah ketapel dari dalam tasnya, Kapolda Metro Jaya itu pun kemudian menanyakan siapa yang menyuruhnya ke lokasi demo.

“Siapa yang suruh ke sini?” tanya Nana.

Tidak hanya Kapolda Metro Jaya, Pangdam jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman pun mendekat dan turut menginterogasi anak muda berkaos FPI dengan warna tulisan Hijau itu.

Lalu, si pemuda tersebut menjawab bahwa dia datang bersama temannya.

“Berdua,” jawab pemuda itu dengan suara pelan.

Setelah penemuan Ketapel, lalu barang bukti itu diamankan serta identitas sipemuda pun langsung diamankan polisi, lalu ia dibawa kemobil tahanan dan menuju ke Polda Metro jaya.

Tadi kita mengamankan seseorang dari daerah Banten setelah kita razia ternyata tasnya isinya ada katapel. Ya karena niatnya ya itu, menggunakan pakaian untuk demo, tapi tujuannya lain arahnya ke kerusuhan. Nah ini yang kita lakukan preventif pencegahan, kita masih razia terus,” kata Yusri.

Pemuda itu saat ini dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. Yusri masih mendata berapa orang yang diamankan karena diduga hendak merusuh.

Ini masih kita dalami, sekarang kita bawa ke Polda Metro Jaya untuk didalami karena kita temukan padanya itu alat-alat kerusuhan seperti katapel dan dijadikan barang bukti. Kalau kita lihat masih di bawah umur ya nanti kita identifikasi dulu yang bersangkutan, pengakuannya dateng dari Banten datang sama temen-temannya ke sini tujuannya untuk demo,” ujar Yusri.

Sementara itu, pihak FPI telah dihubungi untuk meminta konfirmasi terkait penangkapan pemuda tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban dari pihak FPI.