Pocong Bermasker Keliling di Pasar Samarinda Menghimbau Warga Untuk Selalu Memakai Masker

Sumber : Detik.com

Bintara pembina desa (Babinsa) Rawa Makmur, Samarinda, Kalimantan Timur melakukan cara unik untuk mengingatkan warga untuk selalu memakai masker. Salah satu anggotanya terlihat berpakaian pocong dan tidak lupa mengenakan masker berkeliling pasar di Samarinda, Kalimantan Timur.

Seperti yang dikutip dari detik.com, Yang mengenakan pakaian pocong bermasker adalah Serma Nurali. Bersama petugas Babinsa dari Kodim 0901 Samarinda dan Babinkamtibmas dari Polresta Samarinda berkeliling menyusuri pasar sambal menghimbau warga supaya membiasakan menggunakan masker.

“Kostum ini hanya untuk mengingatkan kepada masyarakat agar mereka mau menggunakan masker, karena dampak dari virus COVID-19 sudah semakin nyata, bahkan dalam sepekan terakhir angka kematian akibat COVID-19 bertambah cukup signifikan,” kata Nurali, Rabu (14/10/2020).

Nurali menambahkan, penggunaan masker dalam kondisi masa pandemi Covid-19 sangatlah penting. Oleh sebab itu masyarakat harus selalu disiplin untuk menggunakannya supaya dapat mencegah penularan Covid-19.

“Penyebaran virus COVID-19 dapat dengan mudah menyerang semua orang sehingga harus melatih diri untuk hidup disiplin menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan jangan terlalu sering ke luar rumah bila tidak terlalu penting,” jelas Serma Nurali.

Nurali juga menghimbau kepada orang tua supaya selalu memberi contoh kepada anaknya agar senantiasa menggunakan masker apabila keluar rumah. Nurali menjelaskan juga bahwa masih banyak warga Samarinda yang belum mengikuti untuk selalu menggunakan masker apabila keluar ruangan.

“Di samping itu, sebagai orang tua, kiranya kita memberikan contoh kepada kaum remaja dan anak-anak agar menyadari manfaat menggunakan masker. Karena masih banyak warga yang belum menyadari untuk memakai masker, meskipun pemerintah berulang kali memberikan sosialisasi penggunaan masker,” ucapnya.

Menggunakan cara unik dengan memakai kostum pocong bukanlah untuk menakut-nakuti warga, melainkan untuk mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan.