Menkominfo Johnny G Plate Di Mata Najwa: Kalau Pemerintah Bilang Itu Hoax, ya Hoax!

Rancah.com –  Acara Mata Najwa edisi tayang Rabu 15 Oktober 2020 Malam, menghadirkan Judul acara “Mana Fakta Mana Dusta”. Menghadirkan pembicara Menkominfo Johnny Gerard Plate dan DIrektur YLBHI Asfinawati.

Tayangan Mata najwa kali ini menghadirkan perdebatan sengit, saat Asfin bicara soal kelemahan UU CIpta Kerja lengkap dengan pasal per pasalanya, ia meningatkan agar jangna sampai darah para pendemo terus mengalir karena disinformasi yang terus bergulir.

“Contohnya PKWT, di aturan sebelumnya ada perlindungan maksimal 3 tahun. Walaupun praktiknya banyak perusahaan yang mengakali hingga akhirnya menjadi 6 tahun,” ungkap Aswin.

Ia menyoroti bahwa tidak disebutkannya batas waktu dalam PKWT, hingga kemudian timbul persepsi menjadi pegawai kontrak hingga bertahun-tahun bahkan selamanya.

“Misal, outsorching dihapus. TIdak ada lagi penunjang dan lain-lain. Hal itu katanya akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP). Ya kita ga tahu seperti apa karena belum ada PP nya. Mau ditafsirkan seperti apa,” tutur dia.

Lalu, mendengar pernyataan tersebut Menkominfo Johnny G Plate pun angkat bicara dan menepis pernyataan Direktur YLBHI tersebut. Johhny mengatakan bahwa dalam acara mata Najwa hanya membahas masalah-masalah teknis saja. Johnny menilai seharusnya yang dibahas adalha ke masalah substansial.

Lalu, dengan tegas Menkominfo Johnny G Plate pun mengatakan bahwa apa yang dikatakan pemerintah adalah Hoax ya Hoax.

“Kalau pemerintah sudah bilang hoax, ya itu hoax, kenapa dibantah lagi,” tutur dia.

Politisi Nasdem itu pun mengatakan bahwa orang-orang yang melakukan disinformasi memang mereka yang tidak berani masuk ke detail, padahal belum baca secara keseluruhan tapi sudah mengancam.